Archive for the ‘Umum’ Category

h1

Ikutan Speedy Blog Competition

January 22, 2009

“Never Late Than never”

Informasi ini sebenarnya sudah telat sekali.. tapi kalau ada yang mau lihat dan baca2 blog gw yang gw ikutin untuk ajang Speedy Blog Competition silahkan mampir kesini.

Mohon dukungan teman-teman yang suka mampir disini ya.. dan kalau ada yang mau ikutan juga masih ada kesempatan untuk beberapa hari lagi ko huekeke.. :d

h1

Investasi Murah Meriah dan Bagus

October 24, 2008

Awalnya gw ngerasa nga sreg banget sama sistem-sistem kayak gini dan tidak mudah percaya. Tetapi akhirnya gw ketemu Investasi ini dan mulai berpikir lagi untuk iseng-iseng mencoba, karena gw berpikir akan mencoba membuat suatu usaha namun terbentur karena masalah modal. Namun tanpa terduga dengan modal Rp. 200.000,- gw akhirnya dapat pinjaman modal dari investasi ini untuk membuka usaha yang gw inginkan.

Bagi teman-teman yang ingin mencoba juga silahkan aja klik link ini langsung. Dijamin anda akan merasakan manfaatnya setelah mengikuti investasi ini.

Klik aja langsung disini

ayo silahkan dicoba… apalagi disaat ini lagi ekonomi sedang merosot.. nga ada salahnya kalau anda ingin mencoba.. :d

h1

Free Webhosting

October 20, 2008

Hello everyone!
Today I just found this free host with:

- 1500 MB of Disk Space
- 100 GB Bandwidth
- Your own domain hosting
- cPanel Control panel
- Website Builder
- Over 500 website templates ready for download
- Free POP3 Email Box and Webmail access
- FTP and Web based File Manager
- PHP, MySQL, Perl, CGI, Ruby.
- No Ads at all !

Check it out Here: http://www.000webhost.com/87761.html

Free Web Hosting with Website Builder

h1

Ngeblog dibayar / Pay Per Post

March 14, 2008
Are you have a blog…??
Want get some money from your blog..??
You will get about $500 or more a month from your blog..??
Just click this banner.. and i’ll bring you to get some money from your blog..
So.. What are you waiting for..??
Come on and get it.. :D
Setelah mengalami kemalangan kemarin ini, yang mana blog gw kena banned or delete. Akhirnya ada salah satu peluang untuk mempunyai penghasilan tambahan lagi dari hobby ngeblog dan dibayar per-post. Site ini dikasih tau oleh salah satu teman gw yang dulu n sampai sekarang suka ngeblog juga dan katanya dia sudah menikmati dolar dari setiap postingan yang di approve. Minimal pendapatan perpostingan $5. Wah lumayan juga khan tuch.. Dari hobby tetapi juga bisa menghasilkan.. ini merupakan cita2 gw banget dari dulu. Dan makanya silahkan juga buat teman2 yang mau mencoba mendapatkan penghasilan tambahan dari hobbynya ngeblog silahkan klik banner diatas dan elo semua tinggal registrasi blog elo.Kesempatan ini tidak hanya untuk blogger lama tetapi juga buat para blogger baru juga bisa mendapatkannya. Karena mereka juga tidak melihat dari trafic pengunjung blog, tapi dilihat dari kualitas postingan kmu..

So Tunggu apalagi.. buruan aja cobaa…

Your Browser does not support IFrames: This form can not be rendered. Please visit PayPerPost to sign up.

Hire Me Direct

h1

the acount is suspended

June 10, 2007

sorry banget guys web free mp3 download gw untuk sementara di blok atau kasarnya kena blok dari host tempat gw langganan hostnya. karena katanya webnya berisikan atau menginfokan “copyright content” gw akan coba cari-cari hosting baru yang mungkin bisa atau boleh untuk menginfokan atau memberikan share untuk copyright content.

mungkin ada teman-teman yang biasa berkunjung diweb gw untuk memberikan informasi mengenai hosting yang boleh untuk meletakan atau untuk share mp3 silahkan kabar-kabarin gw biar secepatnya webnya bisa gw aktifkan kembali dan gw bersama team gw bisa untuk ngasih koleksi2 mp3 buat teman-teman semua yach.. :d

english version :

sorry guys.. my web free mp3 download has been suspended for a moment. cause i got  warning from the hosting company about copyright content.  i’ll try to move all my data in a new host as soon as posibble.

if you have a info about hosting can put info about mp3 you can tell to me.. thanks

h1

Dream Theater – Systematic Chaos (2007)

April 9, 2007

Info i get from Wikipedia.org

Released June, 2007
Recorded September 2006February, 2007
Avatar Studios in New York City
Genre Progressive metal
Length 78:41
Label Roadrunner Records
Producer(s) John Petrucci
Mike Portnoy

Systematic Chaos is the upcoming ninth studio release of the progressive metal band Dream Theater. It is Dream Theater’s first album with Roadrunner Records.

Systematic Chaos was written and recorded from September 2006 to January 2007 at Avatar Studios in New York City, co-produced by drummer Mike Portnoy and guitarist John Petrucci and engineered by Paul Northfield. The final mix was signed off on Valentine’s Day, February 14, 2007.[1] The final master of the CD was finished and the track listing was released[2] on February 21, 2007. It is scheduled for release in June, 2007.

Fifty Dream Theater fans from the New York area were given the opportunity to perform on the new album in January 2007 through Portnoy’s Internet forum, and have provided chants for at least one of the songs.

In an interview with Tama.com, drummer Mike Portnoy described the album as “Heavy and technical, powerful and dynamic — all of the elements that people kind of expect out of a Dream Theater album. All of the styles and sounds are intact, but we wanted to make it a real sonic explosion. It’s very dramatic and aggressive.”

The album will also contain another, and possibly the last song in Mike Portnoy’s series of songs about his experience with alcoholism (so far The Glass Prison on Six Degrees of Inner Turbulence, This Dying Soul on Train of Thought and The Root of All Evil on Octavarium).

Contrary to some earlier reports, there are eight tracks (as “In the Presence of Enemies” is in two parts).

Tracklist :

  1. “In The Presence of Enemies Pt. 1″ – 9:00
  2. “Forsaken” – 5:36
  3. “Constant Motion” – 6:55
  4. “The Dark Eternal Night” – 8:51
  5. “Repentance” – 10:43
  6. “Prophets of War” – 6:01
  7. “The Ministry of Lost Souls” – 14:57
  8. “In The Presence of Enemies Pt. 2″ – 16:38

And if you want to download you can go to my music web

h1

Dj Hunt 2007 …. gbuung yuukk guys……

April 8, 2007

hollla…. kami dr team heartbeatstation lagi meng hunting kamu2 yg pingin jd dj di Radio HBS…syaratnya gampang aja kok:

1. koneksi internet ndak boleh dial up
2. harus ada komitmen yg sungguh sama radio HBS jadi jangan cuma pingin jadi DJ aja tp kudu ada niat..

applikasinya bisa diambil di forum.heartbeatstation.net then di donlot truz dikirim ke
heartbeatstation@hotmail.com …skalian ikutan forumnya yaaa tapi kudu register dulu..

terus buat kamu2 yg blom pernah denger kayak apa sih radio HBS itu boleh aja klik di
http://heartbeatstation.info/listen.pls atau tinggal add url saja alamat tersebut di winamp kamu and add id yahoo messengernya di heartbeat.station@yahoo.com untuk merequest lagu atau mau bertanya-tanya mengenai masalah menjadi dj ini kepada dj yang lagi siaran.

kita juga punya websitenya lho… boleh ditengok di http://www.heartbeatstation.info/radio/crews.html

so kehadiran kamu smua ditunggu yaaa… dan kapan lagi ada kesempatan kayak gini buat melatih dirimu semua menjadi seorang dj radio.
HeartBeatStation .. You World Cyber Radio

h1

Izinkan Aku Selingkuh Sekali Saja Part 15

March 28, 2007

Musim berganti terlalu cepat. Sepertinya hari semakin kencang berlari mengejar bayang-bayang.

“BANG SURYA?”

Surya, yang mana tengah asik memperhatikan seorang bocah bermain di Timezone sontak menoleh. Di dunia ini, selama ia hidup, hanya satu orang yang memangilnya dengan embel-embel ‘BANG’. Mata Surya membulat tatkala mengetahui siapa yang menyapanya.

“DIRA?”

“Hehehe. Apa kabar, bang? Baik? Kayaknya tambah sehat dan gendut aja nih,” ujar Dira dengan senyum manis yang mana senyum itu dulunya hanya dimiliki oleh Surya. Banyak yang berubah dari Dira… dia terlihat semakin dewasa.

“Uhm. Kabar baik. Kabar Dira sendiri?”

“Baik lah, bang.”

Seorang cowok berpenampilan elegant menghampiri Surya dan Dira. “Jalan yuk, say,” ajak cowok itu.

“Hei. Oya, mas… kenalin ini bang Surya,” kata Dira.

“Halo bang. Temannya Dira? Keluarga?”

Meskipun Dira tak memberitahu tapi Surya tahu dimana cowok ini terpeta di hati Dira. Di singgasana hatinya!!

“Oh bukan. Hanya teman main aja kok…”

“Saya duluan ya, bang.” Dira mengamit lengan cowok itu dan merekapun berlalu… Surya menatap sendu… tapi senyum hadir di wajahnya untuk pertama kali setiap mengingat Dira dalam 5 tahun terakhir.

“Elo emang beda, Dir. Elo juga pantas ngedapetin yang paling baik…”

“PAPPIIIIIIIII!!!” bocah yang sedari tadi diperhatikan Surya mendekat. Langkah kecilnya membuat Surya tersenyum lagi. Si 3 tahun yang diberikan Tuhan untuk Surya dan…. Anggie.

“Hati-hati Ju! Jangan kencang-kencang larinya… ntar jatuh lho…” Anggie, yang dipanggil mama oleh Junior mengikuti langkah kecil putra mereka menuju Surya.

“Helo jagoan!” Surya menggendong Ju erat. “Udah puas mainnya? Kita pulang sekarang yuk? Papi udah laper nih.”

“Huuu… papimu emang selalu lapar, Ju hehehe.” Anggie terkekeh.

“Ya. Untuk elo dan Ju… gue selalu laper hehehe…”

Surya telah mengambil keputusan tepat walaupun darinya ada satu hati terluka cukup parah. Surya tahu… Dira cukup tegar menghadapi ini semua. Jika saja ia salah mengambil keputusan maka Anggie tak akan tegar menghadapi keputusan itu…
Memang, harus ada yang dikorbankan dan Dira lah yang harus ditinggalkan Surya.

Anggie… segalanya untuk Surya.

Adakah yang terlewatkan dari cerita ini? ADA!!

***

“Hhhh… Hhhh…” Surya mengatur nafas sejenak, menopang tubuh yang nyaris limbung akibat letih di pokok pohon.

“ITU DIA! KEJJJJAAAAAAAAAAAAAARRR!!” itu suara abangnya Dira.

“JESSICA BANTUIIIIINN!! KEEJJJAAAARRR!!!”

“Mampus gue!” keluh Surya.

***

“Hayo! Kasih tau dimana kost si Surya!”

“Aduh ma… gak usah. Bang Surya…”

“Tinggal di kolong jembatan? Biar mampus dia digebukin sama abangmu! Enak saja menebar cinta… enak saja mutusin cinta… dia pikir kamu itu apa? Selingkuhan?”

EMANG BENAR, MA. SAYA HANYA SELINGKUHAN. ITU YANG BARU SAJA BANG SURYA KATAKAN…

-the-end-

h1

Izinkan Aku Selingkuh Sekali Saja Part 14

March 28, 2007

“Bang Surya kenapa kikuk begitu?” tanya Dira.

Bagaimana Surya tidak kikuk? Saat ini ia tengah ngedate dengan Dira di sebuah kafe di dekat kampus dan seorang cewek berkacamata yang duduknya di sudut terus memperhatikan mereka berdua. Cewek itu adalah ANGGIE!! Mampus.

MANA ADA ORANG SELINGKUH DITONTON, NGGIE??

“Uhm… terakhir datang ke rumah, sikap abang juga aneh. Ada apa sih, bang? Abang gak yakin sama cinta saya ya? Ugh… saya kan cinta banget sama abang,” lanjut Dira, tak peduli kalau cowok di hadapannya ini sedang di ambang sekarat.

SIS… SIS… 1 minggu lagi SIS gue bakal dicabut!! Dan gue gak tau harus bilang apa ke makhluk manis yang duduk di depan gue dengan tampang bayi ini!

“Oya bang. Kata mama, biar acara sebulan kita jadian enggak terganggu… mama akan mengajak semua anggota keluarga makan malam di luar.”

HANCURLAH!

Dira terus mengoceh. “Baru kali ini Dira benar-benar bahagia, bang. Jatuh cinta sama bang Surya… dengan cara yang aneh pula hhueheuew…”

“Errmmm.” kerongkongan Surya gatal tapi yang digaruk malah kepalanya yang tidak gatal. Sial.

“Bang… saya udah beli kado spesial untuk bang Surya lho… untuk hadiah sebulan kita jadian hehehe. Tapi saya gak nuntut abang harus belikan saya hadiah juga. Ini hanya… rules of abg kale hehehe.”

Ya. ABG dan dunia mereka terkadang membuat orang kagum, kadang jadi keki sendiri. Sebulan jadian dirayakan. Kalau telat membalas sms klewang melayang di udara. Tak ingat tanggal jadian, bisa ribut saru kampung. Kalau lupa tanggal ulangtahun, siap-siap mendekam di penjara deh! ABG juga tak pernah lepas dari diary dan diary. Semua diary diberi nama; LeBlanc, Armada sampai Mintari. Pokoknya kalau lagi nulis diary mereka akan merasa seperti sedang curhat pada manusia… hidup. Bukan mayat Smile

Namun ABG itu imut… dan ABG yang satu ini membuat Surya berhasil mendewasakan nafsu. Tak sembarangan melampiaskan nafsu. Tak berantakan lagi pola hidupnya. Semuanya lambat (dan meskipun hanya sebagian dari kehidupan Surya) laun teratur. Masuk kamar mandi pintunya ditutup. Bangun pagi sikat gigi dulu baru ngopi dan ngerokok. Kalau ngomong sama Adit jadi lebih sopan. Dira memang membawa dampak yang jauh positif ke dalam hidup Surya.

***

Biasanya setiap ada masalah hanya Anggielah yang menjadi orang pertama tahu. Akan tetapi untuk kasus yang satu ini, Surya memilih Adit. Meskipun sikap Adit terkadang membuat manusia normal serasa terserang ayan, namun ada sisi lain dari Adit yang bisa diandalkan. Sedikit sekali bagian dari otaknya menyimpan kepintaran P

“Pintu neraka udah dekat, Sur.”

“Iya. Gue bisa gila sendiri, Dit.”

“Sekarang saatnya. Coba elo berpikir yang jernih. Dimana posisi Dira di hati elo dan dimana posisi Anggie. Mereka gak mungkin duduk di singgasana yang sama. Mustahil. Jadi elo yang harus nentuin.” Adit menghisap dalam rokoknya. “Anggie udah tujuh tahun jadi belahan hati elo. Susah senang kalian bersama. Mungkin ada kejenuhan dari hubungan kalian, tapi hal itu toh harus disikapi dan dihadapi… dengan kepala dingin… positif. Semua hubungan juga ada titik jenuhnya kok, Sur. Tapi lagi nih, selalu ada cara agar hubungan itu gak jadi basi… ngebosenin.”

“…”

“Kalo ada yang mengganjal di hati elo tentang Anggie… kan elo bisa ngomong ke dia. Yaaa… dulu gue yakin di hati elo cuma ada Anggie tapi sekarang gue gak yakin mengingat elo sekarang kebingungan. Kayak orang linglung… sejak elo selingkuh sama Dira.”

“Hmm.”

“Elo gak bisa membagi cinta, Sur. Itu nyakitin. Jelek-jelek begini, gue cuma cinta sama pacar gue dan gue… maaf… gak pernah punya niat selingkuh baik diketahui sama pacar gue atau enggak. Gue cinta dia, dan oleh karenanya gue gak pengen dia sakit hati.”

“Jadi elo nuduh gue nyakitin Anggie?”

“Elo pernah nonton infotaimen gak? Tuh orang alim se-Indonesia yang berkoar-koar soal poligami ternyata berpoligami juga. Bini pertama ngakunya enggak sakit hati dan ikhlas. Tapi sebagai perempuan dia pasti menyimpan kecewa dan sakit hati. Suami yang selama ini disanjung, dipercayai, dicintai, disayangi, yang jadi ayah dari anak-anaknya… ternyata kawin lagi sama perempuan lain. Sakit hati bukan?” sampai disini Adit mematikan puntung rokok lantas menyulut satu lagi. “Walopun Anggie setuju elo selingkuh, tapi jauh di lubuk hatinya dia gak pengen. Itu karena dia pengen elo tau dia cinta elo dan apapun yang elo pengen dia setujui.”

“…”

“Cinta itu emang aneh kok, Sur. Nah, gue sebage cowok normal cuma bisa bilang… kalo elo pengen cewek yang laen, putusin dulu pacar elo, biar enggak ribet dan ribut. Buktinya gak perlu jauh-jauh… ya elo sendiri. Semua alasan dan sanggahan elo tetap gak bisa ngerubah keadaan kalo elo sebenarnya salah. Selingkuh jelas hanya bikin sakit hati dan kekacauan.” Adit menghembus asap rokok kuat-kuat, menampar wajah Surya. “Coba elo nonton tipi, jutaan kasus perselingkuhan berakhir dengan airmata. Apa elo tega bikin Anggie nangis setelah tujuh tahun dia sayang sama elo kayak orang sakit jiwa?”

“…”

“Ya gue gak tau mo ngomong apa lagi. Semua hak elo. Sekarang elo milih, Anggie atau Dira. Anggie itu sah pacar elo. Dira itu sah selingkuhan elo. Gue pergi dulu ye… janji kencan ma pacar gue nih hehehe…”

Adit berlalu tanpa basa-basi tapi tak lupa mengembat rokok milik Surya sedangkan Surya semakin dalam terpekur memikirkan nasib sendiri.

Dimanakah Anggie akan ia petakan di hatinya?
Lantas bagaimana dengan Dira?

Dira itu seperti putri bulan. Tenang dan kritis. Imut dan manja. Suka dimesrain tapi juga bersikap dewasa. Dira seperti sumur di tengah gurun… Surya tak yakin apakah betul-seperti kata Adit-dia sedang jenuh pada hubungannya dengan Anggie? Ide selingkuh ini total bermuasal dari buku yang ia baca!! Buka karena jenuh!! Dan satu hal yang tak bisa Surya pungkiri adalah bersama Dira, ada semangat baru yang meledak-ledak di dalam diri Surya. Ia seperti preman insyaf.

Anggie itu… seperti semua yang Surya kehendaki. Anggie tak pernah bisa menolak atas nama cinta. Penuh pengorbanan. Itulah Anggie.

Saat cinta mulai tergoda, sanggupkan kita mencari solusi untuk menghilangkan noda itu? Saat hati mulai ragu, sanggupkan kita menentukan pilihan yang tepat?

The question then; siapakah yang benar-benar kamu sayangi? Siapakah yang bisa menjadi pelita di dalam hatimu tatkala ia menjadi gelap karena PLN memutuskan listrik seketika?

Surya membuka jendela, menghirup udara sebanyak paru-paru sanggup menampung untuk masa beberapa detik, lantas dihembuskan kuat-kuat. Ia harus yakin dan mantap. Benar memang adanya; bahwa di dalam hidup kadang kita harus bisa melepaskan sesuatu yang mungkin berharga…

***

“Dir, kita harus ketemu.”

“Kan tadi siang udah?”

“Penting.”

“Aduh bang…”

“Gue ke rumah elo sekarang.”

“Uhm. Oke. Pasti abang pengen ngebahas lagi sebulan kita jadian kan? Hihihi… tadi siang aja belaga cuek… kan say…,”

-KLIK-

***

Hmmm Smile

-bersambung-

h1

Izinkan Aku Selingkuh Sekali Saja Part 13

March 28, 2007

Semua kesenangan harus berakhir, Sur! Elo harus taat pada janji. Janji itu utang makanya harus dilunais. Tar kalo elo mokat… enggak ditagih melulu.

Omongan Adit pitak terngiang-ngiang. Bagaimana caranya Surya ngomong ke Dira? Bahkan… sedikit niat pun belum terlintas di benaknya. Dia tidak tega menyakiti Dira. Cinta pertama Dira gitu lho.

“KACAU!”

Adit dan Surya lagi-lagi tengah asik dengan kegiatan masing-masing di dalam kamar. Adit menoleh, “Kacau napa, Sur?”

“Dira… Anggie…”

“Ah, kalo gue boleh bilang, elo udah jatuh cintrong ama Dira. Jadi sekarang elo bingung mo gimana. Semuanya jadi kacau. MAKAN TUH BUKU SESAT! Buku kok menghalalkan selingkuh… gini nih jadinya.”

“Tapi buku itu gak salah juga, Dit. Banyak kok orang selingkuh tanpa perlu membaca buku.”

“Iya. Tapi dalam kasus ini, elo jadi pengen selingkuh karena buku itu. Iya kan?”

“…” Surya tak kuasa menjawab. HPnya lantas berdering. Telepon dari Dira.

“BAH!!” Adit ngedumel.

***

Menatap indahnya senyuman di wajahmu…
:”>

Pak Paijo, dengan sangat terpaksa merelakan kepulangan Anggie ke Jakarta. Kalau Romala sih… lebih cepat dia angkat kaki lebih bagus! Anggie hanya bisa menghaturkan terima kasih berlimpah atas kemurahan hati pak Paijo. Bahkan pak Paijo mengantar mereka hingga ke stasiun…

“Hati-hati Anggie. Bersikaplah yang dewasa dan tenang. Meskipun guah tau kita gak mungkin jadi ehem ehem… tapi kita tetap bisa jadi sahabat kan? Ingat, kalo ada apa-apa elu tau harus nelpon ke mana. Jangan ke Romala… tar biaya nraktir lebih gede…”

“HUHUHUHUHU!!” untung Romala sudah biasa di-cap jelek sama orang-orang… sadar hukum alam Smile

“Iya, terima kasih pak,” sahut Anggie sembari terus mencoba menghubungi Surya. HPnya sibuk terus!

“Anggie, kalo elu kangen guah… yang mana jarang sekali bisa terjadi.. elu coba dengerin lagunya Obbie Mesakh sama lagu dangdut yang itu,” pesan pak Paijo sebelum kereta berangkat.

ZGZGZGZGZGZ… itu bunyi kereta api.
DEG DEG DEG… itu debar jantung Anggie.

***

“Iya Dira sayank… tar malam gue ke rumah elo deh,” janji Surya di telepon. “Bye… muaaacch!!”

“Huuuu. Sejauh-jauhnya bangau terbang, pulang juga ke rumah. Sejauhnya elo selingkuh… beraninya cuma nyiuuuum aja. Payah. Em El kek sekali-kali. Udah kepalang basah selingkuh gini…” Adit mengomel.

“Bah.”

HP Surya berdering kembali berdering. Telepon dari Anggie.

“ANGGIE???” Surya di HP.

“Kok kaget gitu, sayank? Uhm, yank, malam ini aku ke kostan kamu ya. Udah gak kuat kangen nih.”

“HAAAA???”

“Dapet ijin pulang duluan. Kebetulan bosnya baik hehehe. Awuwuwuwu… muwah!”

“HEEEEE???”

“Yank… siapin kamar kostnya ya. Harus yang rapih! Jangan biarin Adit ngerokok di dalam kamar dulu… semprot pengharum… nyalain lilin kita yang aromanya kayak rambutan botak itu…”

“…”

***

“…nyalain lilin kita yang aromanya kayak rambutan botak itu… muwaah!”

-KLIK-

“Kikikikiki.” Romala cekikikan.

“Hehehe. Surya kaget banget, Rom! Dia juga pasti kangen banget sama aku. Hahaha. Adoooh udah gak kuat nahan pengen meluk dia.”

“Pengen gitu-gituan kali? Katanya Kung… Kung…”

“Kunguru?”

“Bukan. Ada chickennya tuw nama grupnya. Ah lupa.”

***

“ADDDDIIIITTTT!!! ANTAR GUE KE ER ES JE!!”

Surya membanting diri di kasur. Belum sempat ia berpikir, HPnya kembali berdering. Kali ini gantian Dira lagi yang menelepon.

“HALO??”

“Bang Surya! Kaget deh saya. Bang, ntar malam kita rencanain acara hari jadi kita yang ke-sebulan yaaaaa… mwah. Jangan lupa mama pesen bolu coklat yang pernah abang beli’in untuk saya itu. Mwah lagi deh.”

-KLIK-

“MATI GUEEEEEEE!!!”

Refleks Surya meraih HP dan berniat mengirimkan sms ke Anggie.

‘yank, kok da pulang? kan blm 1bln? SISna msh brlaku kan?’

***

Membaca sms dari Surya, raut wajah Anggie langsung berubah. Dari senang ke bete. Melihat perubahan ini, Romala menegur, “Nggie, kenapa lagi? Gak mabuk kereta kan?”

“Nih, baca!”

‘yank, kok da pulang? kan blm 1bln? SISna msh brlaku kan?’

“Uhm.”

“Menurut kamu?”

“Kayaknya Surya asik banget sama selingkuhannya nih jadi dia enggak siap kalu kita pulang…”

“ARGH!!!”

“Dibales aja, Nggie!”

“Hmmmm.” agak lama Anggie berpikir. Lantas ia aktif memencet keypad HP.

‘gpp. aq pngn nonton km selingkuh, yank!”

***

Membaca sms dari Anggie… Suryapun semaput!

“Hoiiihhh!! Napah lo???? Giling pake acara pingsan segala!!!”

***

Malam tiba. Surya terbaring pasrah di ranjang dengan pikiran dan pakaian kusut masai. Tadi Adit sudah menelepon Dira bahwa Surya tidak bisa datang ke rumah cewek itu karena sedang sakit kepala. Tapi Surya tidak perlu dijenguk… biar malam ini Dira konsentrasi belajar.

Pukul 7; tepat, Anggie muncul di kost. Ia segera memeluk Surya yang terbaring di kasur sambil melirik Adit curiga. “Kamu gak apa-apain cowok aku kan, Dit? Kok keliatannya lemes gini?” tanya Anggie penuh tuduhan. Adit menggeleng tegas.

“Gak! Dia tadi pingsan habis bac…,”

“EMBER DEH LO, DIT!” serapah Surya keki.

“Ya sudah… selamat bersenang-senang, gue pergi aja aaaah…”

“Errr. Dit,” panggil Anggie. “Terima kasih ya.”

“Sama-sama, Nggie. Gue juga gak mau ngeliat elo ma Surya putus,” balas Adit pedis. Surya mengerut kening tak mengerti.

“Ada apa sih? Apa selama ini kalian berdua…”

Adit sudah tak mau campur tangan lagi. Tugasnya sudah selesai. Anggie menyilang telunjuk di bibir Surya, “Pssttt, huni. Kamu harusnya berterima kasih pada Adit. Dia gak pengen kita putus gara-gara kamu selingkuh hehehe. Yaaaa… anggap aja aku pulang untuk menonton kamu berselingkuh sama si…”

“Ehhmm.” Surya pura-pura batuk.

“DIRA.”

“Kok tau namanya?”

“Tau donk. Anggie gitu lho hehehe.”

Meskipun malam ini tidak ada lilin aroma terapi beraroma durian botak, namun Anggie tetap bertahan di kost Surya hingga pukul 10 malam. Letih yang ia rasakan, yang tertumpuk selama 2 minggu terakhir, seolah lunas terbayarkan setelah memeluk Surya kembali. Anggie sangat mencintai Surya dan ia tidak rela melepaskan cowok yang telah menjadi raja di istana hatinya ini.

Surya pura-pura memejamkan mata. Sesungguhnya jantung cowok ini sedang bekerja melebihi frekuensi harian. Bagaimana tidak? Saat hubungannya dengan Dira sedang hangat-hangat bolu kukus, Anggie malah pulang dari Bandung. Yang lebih membuat Surya ketar-ketir, Anggie berniat menontonnya berselingkuh! Gosh! Artinya setiap hari Anggie bakal jadi detektif dadakan yang mengekori kemanapun ia pergi. Bagaimana dengan Dira? Seharusnya Surya sudah mulai menjauhi cewek SMU itu, namun ia tidak juga melaksanakannya. Surya adalah cinta pertama Dira… sekalinya jatuh cinta, Dira jatuh cinta pada cowok yang hanya berniat menjadikannya selingkuh. Hubungan Surya-Dira, kian hari kian mesra saja! Adakah caranya keluar dari hubungan ini tanpa membuat Dira bunuh diri? Atau… membunuh Surya?

Tak dapat Surya bayangkan apa jadinya nanti. Benar-benar kacau. Ia tidak menyangka dampak berselingkuh akan sangat membingungkan seperti sekarang. Dulu, sebelum Anggie mengeluarkan SIS, ia juga bingung. Sekarang setelah SIS dikantonginya, ia juga bingung. Serba salah… serba serbi… serba…

Surya bangkit dari ranjang. Tak tahan juga bila terus berpura-pura tidur. Ia menuju kamar mandi… kebelet.

“Yank!” panggil Anggie yang tengah asik bermain game di komputer.

“Ntar, kebelet nih,” sahut Surya segera menutup pintu kamar mandi.

“BIASANYA JUGA AKU BOLEH LIAT KAMU PIPIS!!” protes Anggie. Surya mendengar (meskipun samar-samar). Ini kan aturannya Dira! Dira pernah ngamuk berat tatkala untuk pertama kalinya Surya melakukan ‘hajat’ di kamar mandi tanpa menutup pintu. “Bang Surya jorok ih! Ditutup donk pintunya…”

Keluar dari kamar mandi, Anggie langsung mengajak Surya bergabung dengannya di depan komputer, “Sini donk, yank. Keliatannya kamu gak suka aku pulang lebih awal ya?” tuduh Anggie.

“Nggg…”

“Kapan kamu dan Dira ngedet lagi?” tanya Anggie sembari mengelus pipi Surya.

“Rahasia,” jawab Surya asal.

“Oh ya?” Anggie menatap Surya serius. Keningnya berkerut. “Sejak kapan ada rahasia diantara kita? Sejak kapan kamu menyembunyikan sesuatu dari aku? Mau selingkuh aja kamu jujur! Sekarang setelah berselingkuh kamu…”

“Pssttt Anggie…”

“Apaan pst pst segala? Hayo jawab!”

“Nggg…”

Surya tak mampu menjawab. Anggie tak tega mendesak Surya untuk menjawab. Malam ini Anggie pulang ke rumahnya tanpa diantar Surya. Ada bermacam beban pikiran berkecamuk, membuat wajah Anggie seperti mak lampir dari Surga. Tak jauh beda dari Anggie, Surya terpekur di depan komputer tanpa melakukan apa-apa.

Sejauh mengenal dan pacaran dengan Anggie, tidak ada yang disembunyikan dari cewek itu pada Surya. Dan sekuat hati Suryapun melakukan hal yang sama. Ia selalu berusaha jujur pada Anggie… mereka punya komitmen untuk yang hal yang satu ini. Saling jujur. Oleh karenanya saat ide untuk berselingkuh itu terlintas, Surya ingin ijin dulu pada Anggie. Namun… setelah dekat dengan Dira, Surya seperti enggan menceritakan apa saja pada Anggie. Ia tak ingin Anggie mengetahui bagaimana dan seperti apa hubungan perselingkuhannya dengan Dira.

Sebenarnya… siapa sih selingkuhan Surya?
Dira atau Anggie?
Sebenarnya… siapa sih pacarnya Surya?
Anggie atau Dira?

GUE BINGUUUUUUUUUUUUUNG!!!

***

Wah… kayaknya seru nih :p

-bersambung-

h1

Penipuan Semakin Berani

March 22, 2007

Belum lama berselang waktu tenarnya modus penipuan via sms, sekarang mereka malah sudah semakin berani dengan cara menelepon langsung sang calon korbannya. Dan ini kemarin sedikit pengalaman gw yang sempat dijadikan target untuk ditipunya. Dan dari awal gw juga sudah curiga karena gw memang jarang menerima call yang aneh dan tidak ada nomornya di phone book gw. Jadi yach gw pura-pura kaget dan ikut juga mempermainkan si penipu tersebut.

Secara gitu loh.. gw juga dari dulu tidak pernah percaya akan hal2 seperti ini karena memang gw juga tidak pernah mengikuti undian2 berhadiah sekalipun.

Hallo.. anda pemilik nomo 0812345678XX..?

Iya Betul Pak

Alhamdulilah (Mereka dengan PDnya dan sok yakinnya dia selalu memakai istilah-istilah agama) kalau memang ini dengan Bapak langsung. Kami dari kantor pusat salah satu operator X ingin menyampaikan kabar gembira kepada bapak.

Gue : Oh yach… ( dengan ekspresi pura-pura terkejut )

Penipu : Iya Alhamdulilah (diulang lagi) bapak mendapatkan hadiah 10 juta rupiah dan pulsa 1 juta rupiah..

Gue : Wah serius pak ini ko sampai sekarang pulsanya juga belum masuk pak..? (Belaga Polos)

Penipu : Iya ini kami konfirmasi dulu ke bapak. Dan apakah bapak ada mempunyai salah satu nomor rekening bank? dan ada atmanya? atmnya langsung sama bapak sekarang? karena kami akan mengirimkan hadiah bapak tersebut via transfer bank. Karena bapak kebetulan jauh dari Jakarta.

Gue : Iya pak.. ada.. tapi rekening bank swasta tidak apa2..?

Penipu : iya tidak apa-apa. Rekening mana saja boleh ko pak. Boleh saya minta nomor rekening bapak dan bapak bisa langsung ke atm untuk menceknya nanti.

Gue : Rekening Bank Miun Cabang Mangkurat nomor 1234556.. (pokoknya intinya gw juga asal saja ngasih nomor rekening ke sipenipu itu.

Penipu : Ok bapak bisa langsung ke atm sekarang dan mengambil hadiahnya.

Gue : Waduh bapak saya sedang dikantor cabang dan lagi jauh ke atmnya bapak. Bisa satu jaman lebih baru sampai ke atm.

Penipu : Wah nda  bisa bapak. Bapak harus ke atm sekarang juga (dengan nada mulai keras mungkin karena merasa dipermainkan juga)

Gue : Iya bapak benar jauh sekali saya adanya internet banking dan bisa saya cek dari kantor saja tanpa harus ke atm.

Penipu : Iya bapak tidak bisa. Mesti ke atm sekarang juga kalau tidak hadiahnya hangus…

Gue : (dalam hati ini penipu goblok amat sich. Internet banking khan bisa juga buat cek dan transfer.. wah gaptek juga ternyata tukang tipu ini ).  Dan berhubung gw juga sudah malas n capek ngeladeninnya. Gw bilang : apa benar saya dapat hadiah bapak..? kalau ada pasti bisa saya konfirmasi dikantor cabang operator disini donk mengenai kebenaranya..? Dan bapak kalau bisa saya lacak dan saya tangkap nanti kalau nipu saya. Karena kebetulan saya bekerja di kantor cabang dari operator tersebut..? (gantian gw yang ngancem..)

Clek.. tuuutttt…

Telponan langsung di putus sama sang penipunya. Tau sudah kehabisan pulsa atau sudah kehabisan akal buat ngerayu lagi..? Mungkin dalam hatinya salah sasaran ternyata gw. gw pikir orang di daerah bego-bego bisa di tipu.

Lalu gw sms ke nomor sang penipu tersebut : “Katanya dari opeartor X, masak putus mas..? kehabisan pulsa juga yach di Operator X” dan gw tertawa cekikina.. huekekekekekek.. :D :P

h1

Gimana Cara Download di Rapidshare

March 11, 2007

Berhubung saking banyaknya comment yang masuk di blog gw ini dan juga di web music gw. Gimana cara download file-file lagu yang gw kasih linknya..? Maka dari itu ini gw coba kasih sedikit tutorial singkat gimana cara download di rapidshare.

1. Pilih file yang akan di download. Itu bisa dari link langsung yang sudah dari ada di postingan gw atau dari folder2 rapid yang sudah gw sediakan di web music gw.

2. Jika mengambil yang dari folder-folder yang telah gw sediakan, lo bisa download dengan cara mengklik judul file yang ingin lo download disana.

Contoh : Download

3. Setelah lo klik link lagu yang ingin lo download, lo nanti akan masuk ke sitenya Rapidshare tempat file tersebut berada. Dan akan ada tampilan seperti gambar dibawah ini jika file yang ingin lo download itu masih ada.

Dan akan keluar gambar seperti ini jika file yang dimaksud sudah tidak ada.

4. Jika filenya masih ada, lo bisa lanjut dengan mengklik option FREE untuk mendownload file tadi.

6. Tunggu hitungan mundurnya dulu sampai 0 (nol) .

5. Nanti akan ada pilihan mirror server yang akan lo pakai untk mendownload.

6. Masukan code yang dikasih kedalam tempat code verifikasi filenya.

7. Klik Download

8. Save File yang akan di download tadi

9. Tunggu sampai downloadnya selesai sebelum lo bisa menikmati hasil downloadnya.

10. Finish

Ok.. mudah2an tutorial ini bisa sedikit membantu untuk lo-lo pada yang ingin mendownload di rapidsahre. Dan sorry tidak semua contoh gambar bisa gw tampilkan karena ketika gw membuat tutorial ini koneksi net gw lagi sedikit down dan juga server rapidnya yang free lagi sibuk. Dan tidak bisa gw bikin print screennya.

Kalau ada yang kurang mengerti mungkin lo bisa cari2 cara-cara download di situs rapishare lainnya di situs search engin (yahoo,

h1

How To Download From Rapidshare

March 11, 2007

Because to many people who visit my music site and asking how to download the file from rapidshare, so i would try to make some tutorial how to download from rapidshare.

1. Click link, file or title you want to download. Or you can copy the link n open in a new browser (IE, Firefox etc).

Ex : Download

After you click you go to rapidshare site. and look like this picture if the file still in rapidshare site.

But if the file has been deleted you will look like this.

2. Choose free download

3. You will look and wait a countdown time until 0.

4. Choose the mirror server you want to use.

5. Put the code to the place and klik download

6. Wait the file download until finish.

Okay.. that a simple tutorial how to download from rapidshare. If you still don’t understrand you can find many tutorial how to download from

h1

VA – Classic Move Theme

March 7, 2007

Ageless, Classic Movie Theme, the best ever, now has arrived! Theme song lagu2 dari film yang semuanya pasti udah akrab di telinga kita, diaransir dan dikompose oleh para musisi ternama. Sebut saja John Wiilams, James Horner, Alan Silvestri, John Berry, David Foster dan banyak lagi. Selected and compiled carefully, personally picked by myself. Cocok untuk keperluan music score film, video, animasi, pentas, atau acara2 lain. Recommended jg buat movie freaks/collector, penggemar orchestra/instrumental, atau ajang nostalgia ama film2 favorit elo. Kualitas gw garansi manis, bening, jernih. O ya, front cover dan back cover real size are included. So you can print them and have them on your cd cover. have fun..

1. 20th Century Fox (0:21)
2. John Williams – Flying Theme (EXTRA TERRESTRIAL) (3:49)
3. The Monty Norman Orchestra – JAMES BOND Theme (1:47)
4. Bill Conti – Gonna Fly Now (Theme from ROCKY) (2:48)
5. Boston Pops & John Williams – INDIANA JONES theme (5:32)
6. Nino Rota – Love Theme from THE GODFATHER (2:45)
7. Michael Giacchino – MISSION :IMPOSSIBLE Theme (0:51)
8. George S Clinton – AUSTIN POWERS Theme (2:45)
9. James Horner – ZORRO’s Theme (3:02)
10. John Williams – STAR WARS Main Theme(5:51)
11. Alan Silverstri – FORREST GUMP Suite (8:50)
12. John Williams – BACK TO THE FUTURE Theme (3:16)
13. John Ottman – SUPERMAN – Main Titles (3:47)
14. John Williams – HARRY POTTER Main Theme (5:21)
15. David Foster – Water Fountain (THE SECRET OF MY SUCCESS) (2:06)
16. John Barry – The Music of Goodbye(OUT OF AFRICA).mp3
17. Stanley Myers – Cavatina (THE DEER HUNTER).mp3
18. John Barry – SOMEWHERE IN TIME Theme.mp3
19. Walter Murphy – A Fifth of Beethoven (SATURDAY NIGHT FEVER ).mp3
20. Vangelis – CHARIOTS OF FIRE theme.mp3
21. Dick Dale – Miserlou (PULP FICTION).mp3

If you want to download this album you can go to http://music.bocahklene.com

h1

Izinkan Aku Selingkuh Sekali Saja Part 12

March 2, 2007

Kalau kemarin pak Paijo datang dengan pakaian ala Elvis, malam ini pak Paijo datang ke rumah teman internetnya Romala dengan gaya cuek ala vokalis Matchbox 20.

“Karung beras, coba tolong belikan guah rokok di warung ya,” pinta pak Paijo karena sejak 10 menit yang lalu Romala tetap betah duduk diantara dirinya dengan Anggie.

“Males ah, pak,” tolak Romala cuek.

“Tolong donk…, ROMALA.”

Untuk pertama kali pak Paijo memanggil namanya; Romala! Dengan senang hati Romalapun pergi ke warung untuk membeli rokok. Tinggallah Anggie

“Anggie, elu sakit apa sih? Gimana-gimana kita ke dokter aja.”

“Kita? Bapak juga sakit?”

“Maksudnya, sebagai pria yang baik, guah pengen nganter elu ke dokter. Boleh kan?”

“Gak boleh, pak.”

“Kenapa?”

“Saya sudah punya pacar. Dia di Jakarta.”

-JEDUWENGWENG-

“…tapi Anggie…” pak Paijo bersih kukuh meskipun jantungnya sudah kembang kempis mendengar penuturan Anggie barusan. Patah arang sebelum dibakar donk? “Tanpa memandang perasaan guah ke elu… yang namanya orang sakit ya harus ke dokter.”

“Gak perlu ke dokter juga bisa kan? Minum obat yang dijual bebas di apotik-apotik dan tidur seharian juga bisa kan?”

“Kenapa elu anarkis gini, Anggie?”

“Nggg…”

Pak Paijo itu baik… ganteng pula! Dia hanya ingin bermaksud baik pada Anggie. Ya walaupun cintanya tidak diterima, akan tetapi sikapnya tetap profesional pada Anggie. Wajah pak Paijo tetap penuh senyum, tak berkesan ia marah… padahal seharusnya ia marah pada sikap Anggie. Sudah pura-pura sakit, diajak ke dokter menolak.

Pikiran Anggie dipenuhi berragam masalah. Mulai dari hubungannya dengan Surya, SIS hingga pak Paijo. Matanya perlahan membasah…

“Anggie?”

“PAK! SAYA TUH LAGI BETE! SEBEL!”

“Bete? Belum menete? Sebel? Sering dibelai?” kelucuan yang ditimbulkan pak Paijo justru membuat Anggie benar-benar menangis. “Anggie… jangan menangis donk. Guah jadi gak enak sama elu.”

KALO GAK ENAK, KASIH KUCING AJA, PAK!!

“…”

“Kata sahabat guah, orang kalo lagi bete biasanya butuh untuk curhat. Ya elu kalo pengen curhat, ngomong aja sama guah. Gak apa-apa kok. Guah udah biasa nerima segala jenis curhatan… sampai curahan hujan juga…”

“Saya baru tau kalo bapak punya sahabat!”

“Kenapa? Karena sikap guah kadang otoriter gitu yak? Aduuuh Anggie. Setiap manusia itu perlu punya sahabat sebagai kontrol diri selain sebagai tempat berbagi apa saja…. coba deh cerita ke guah apa masalah elu.”

“Bapak punya pacar gak? Maksud saya… pacaran?”

“Tiga.”

“Sudah punya tiga pacar tapi masih bisa membagi cinta ke saya??”

“Oh! Maksud guah… tiga kali pacaran semuanya putus gitu, Anggie.”

“Ooo…” Anggie lantas kembali bersedih-wajah. “Saya punya pacar.”

“Iya, di Jakarta. Kan tadi udah bilang.”

“He’eh. Kita udah lama banget pacarannya, pak. Udah tujuh tahun gitu.”

“Wow…!”

“Dan sebelum saya berangkat ke Bandung untuk magang… dia minta ijin ke saya untuk… BERSELINGKUH!”

-GUBRAK!!-

Pak Paijo terjungkal dari kursi. Jatuh ke lantai dengan gaya baling-baling helikopter ngadat. Rambut yang acak-acakkan ala vokalis Matchbox 20 (si Rob Thomas) pun menjadi lebih berantakan lagi. “SELINGKUH? Elu gak salah ngomong kan, Anggie?”

“Enggak! Saya sadar dengan apa yang saya bilang, pak! Dia minta ijin selingkuh dari saya dan saya…”

“Pasti elu gak ngijinin dia selingkuh trus dia ngamuk-ngamuk dan akhirnya kalian saling ngambek kan? Guah sih gak percaya ada cowok yang pengen selingkuh tapi ijin dulu sama pacarnya ha ha ha ha ha… upst.. maaf, Anggie. Bukannya guah enggak percaya sama cerita elu. Tapi kedengarannya sangat naif.”

“Emang begitulah yang terjadi. Dia berhasil dapetin cewek buat diselingkuhin dan saya… cemburu juga, pak. Padahal awalnya saya enggak gitu peduli sama ijin selingkuh itu. Paling-paling dia enggak bakal selingkuh juga soalnya dia sayang banget sama saya.”

“Tapi ternyata dia sukses dapetin cewek buat diselingkuhin ya, Anggie? Kasihan elunya donk.”

“Saya gak perlu dikasihani, pak. Saya perlu pulang ke Jakarta untuk kembali ke pelukan dia… saya gak mau cinta kami berakhir tragis karena kebodohan saya… juga kebodohan dia.”

“Uhm.”

“Tapi masih dua minggu lagi. Saya sungguh gak tahan lagi, pak!!!”

“Begini ya, Anggie. Masa magang kamu masih dua minggu lagi dan guah sih bisa aja ngasih ijin ke elu buat pulang ke Jakarta. Tapi guah enggak tahan kalo setiap hari hanya ngeliat si Romala ngabisin mi instan aja…”

Romala, yang mana baru pulang dari membeli rokok, langsung menyabar, “KALO GITU PULANGKAN KAMI BERDUA SAJA, PAK PAIJO YANG GANTENG BANGET!”

-TUING!-

“Hmmm begini saja. Guah harus pikir-pikir dulu. Kalo pengen nurutin ego sih, guah gak mungkin ngasih ijin. Tapiiii… guah sayang sama elu, Anggie. Erhm.. sama Romala juga. Kalian berdua jauh-jauh dari Jakarta ke Bandung buat magang gini… penuh perjuangan…”

Pak Paijo mulai ngelantur.
Anggie gigit bibir.
Romala tersenyum sumringah.

***

Akankah Anggie sukses merayu pak Paijo agar ia bisa pulang segera ke Jakarta?
Bagaimana dengan stok mi instan di pantry kantor? :p

-bersambung-

h1

Izinkan Aku Selingkuh Sekali Saja Part 11

March 2, 2007

STM; Sekolah Tekhnik Menengah.
TTM; Teman Tapi Mesra.
Tapi bagi Surya STM adalah; Selingkuh Tapi Mesra.
Lantas, apa hubungannya STM+TTM dengan STM (yang kedua?) Jawabnya; NGGAK ADA.

Mesra; adalah kata yang saat ini menggelayuti hubungan Surya dengan Dira. Salah, bukan mesra, melainkan sangat mesra sekali… banget *pakai banget*

Dengan antusias Dira mau membereskan kamar Surya dan Adit. Bahkan lebih rapih dari yang biasa dikerjakan oleh Anggie. Setiap pagi selalu ada ciuman mesra di HP untuk Surya. Kadangkala Surya dibikin terkejut tatkala pulang kuliah sore Dira sudah ada di kost padahal sebelumnya mereka tidak janjian. Dira melakukan segala yang pantas untuk Surya dan baru kali ini Surya bisa menjaga setan-setan loreng untuk tidak keluar dari sangkarnya di otak kiri (biasanya sih kiri untuk racun dan dosa :p).

‘Jalan’ bareng Dira membuat wawasan Surya bertambah–yang mana seharusnya sebaliknya bukan? Sebelumnya cowok ini tidak pernah tahu bahwa memelihara hewan bisa membuat stress hilang. Teringat kucing-kucing di rumahnya yang selalu membuat mama stress.
“Itu karena kucingnya gak disayang, bang. Coba deh dari awal tuh kucing disayang-sayang, diajarin caranya ngeboker.. makannya disediain piring khusus… bobonya disediain tempat khusus… kucing liarpun bisa jadi jinak! Semua ada tata caranya lho.”

Sikap kritis Dira juga membuat Surya terkontaminasi. Korbannya tak lain dan tak bukan adalah ADIT PITAK!!

Percakapan tak pintar Surya dan Adit;
“Dit, di kepala lo kan banyak pitaknya tuh.”
“Udah tau.”
“Tau gak, pitak itu merusak pemandangan.”
“Kata siapa?”
“Gue.”
“Sejak kapan?”
“…”
“Sejak elo pacaran ama Dira Tusiro kan?”
“Tora Sudiro… namanya Dira.”
“BLAH!”

Semua yang diucapkan, dilakukan dan diisyaratkan oleh Dira membuat Surya tak tahan untuk tidak menghadiahkan berlimpah ciuman setiap kali ketemu (halah :p maunya Surya tuh)… lagipula Surya tak mampu berbuat lebih pada cewek ini. Entah kenapa…. Dan sebuah boneka Ular Sanca (Surya kok tidak romantis dalam hal boneka ya? :p) sebesar paha orang dewasa dihadiahkan Surya.

Sore ini, jarum jam menunjuk pukul 5, Surya dan Dira baru saja pulang dari membeli perlengkapan sekolah Dira; buku tulis baru, penggaris berbahan besi hingga kaos kaki. Seperti biasa mereka mampir dulu di kostan Surya.

-CETAR!!-

“Wah! Apa tuh, bang?”

“Apa ya?”

Bego juga mereka. Jelas-jelas itu petir kok masih saling bertanya.

-CETAAAAAAAAAAAAAAAAAAARRR!!-
(artinya; wooiihhh guah nih petir! Cepat pulang sebelum guah sambar elo berdua, tauuu!)

Hujan pun membasahi bumi. Turun dari angkot, Surya dan Dira terseok-seok berlari ke kost.

-BYUUURRR-

“KLEP! Tolong…” saking semangatnya berlari, Surya terpeleset genangan air.

“Aduuuh bang Surya ini. Hayu sini saya bantuin.”

Berakit-rakit ke hulu, berenang ke tepian. Berhujan-hujan dahulu…. bersin-bersin kemudian. Di kost Surya, Dira mulai menunjukkan tanda-tanda sakit ingatan… SAKIT FLU!

“HUATSIH!!”

“Tuuuuh kan. Gue bilang juga apa. Mbokya tuh baju diganti dulu.” Surya membuka lemari, mengeluarkan kaos dan celana pendek. “Nih dipake dulu… hayo sana ganti… atau perlu gue bantuin?”

“Igh bang Surya…”

Kaos dan celana pendek Surya memang kebesaran untuk Dira, tetapi hanya dua item itulah satu-satunya pilihan Dira. Daripada ia harus mengenakan sarung milik Adit yang mereknya ‘Gajar Boker’? Tentu tidak. Dira menemani Surya membereskan beberapa file di komputer. Banyak folder milik Adit yang ia hapus. Shift+Del! Permanen.

“Kok foldernya bang Adit dihapus sih, bang?”

“Biarin. Tuh folder isinya merusak moral,” sahut Surya. Benar-benar tak menyadari bahwa ia sendiri (dulunya) sangat mencintai Adit (foldernya) :p

Dira memeluk Surya hangat. Iya! Habis hujan-hujanan dan kedinginan… berpelukan ala Telletubies merupakan kegiatan yang tepat. Tapi bagi Adit, kalau hujan-hujanan, enaknya mendekam di kost ceweknya itu Smile Padahal setiap hari sudah ketemu… apa tidak jenuh tuh Adit? Coba kita tanyakan pada rumput yang bergoyang.
*Helluw bang Ebiet G. Ade!*
Untuk moment ini, bukan lagu bang Ebiet yang menjadi soundtracknya, namun lagu dangdut berjudul Memori Daun Pisang… :p

“Errrm, bang,” bisik Dira lembut.

“Hem? Pengen dicium lagi?”

“Yeee… salah satunya sih iya.”

Surya membalikkan tubuh, “Ya sini elo…”

“Tapiiiii tunggu dulu!” Dira membekap bibir Surya sampai yang bersangkutan sesak nafas. Wah, bisa almarhum di tangan selingkuhan nih gue. Bisik batin Surya. Pipi Surya dielus lembut. “Bang, dua minggu lagi kita genap sebulan jadian lho… dirayain yuk?”

-TEETOOOOOT!!-

Surya nyaris melupakan hal yang satu ini! SISnya akan dicabut 2 minggu lagi. Payah. Apakah karena saking mesranya hubungan perselingkuhan bersama Dira sehingga Surya terlena dan melupakan jangka waktu SIS? SIS yang tidak diijinkan mendapatkan perpanjangan waktu!! Mampus!

“Ngg…” Surya bingung harus menjawab apa.

“Nanti kita rayain di rumah aja ya? Sama mama dan abang… heuheuehuw.”

“…”

***

Malamnya, setelah Dira pulang ke rumahnya sendiri (bukan rumahnya tetangga), Surya dan Adit terlibat dalam obrolan yang maha serius sehingga nyamuk dan lalatpun tidak diijinkan nimbrung. Bahkan cicak-cicak di dindingpun ikut terdiam…

“…ya udah, elo putusin aja si Dira,” nasihat Adit seraya menyambar rokok di meja. Kepulan asap mengudara tatkala ia menyulut sebatang… rokok. Bukan pisang.

“…” Surya tidak menanggapi. Ia diserang dillema. 7 tahun vs 2 minggu.

“Kok diem? Gue curiga ma elo.”

“Bingung, Dit.”

“Bingung kenapa? LAH!”

“Gue udah mulai sayang sama Dira. Elo kan tau gimana dia udah merubah hidup gue sedikit demi sedikit. Gue udah bisa nahan diri… tau gak, gue ngerasa lebih dewasa dari sebelum-sebelumnya.”

“Cilako! Payah lo! Selingkuhan ya selingkuhan! Jangan libatkan perasaan. Gue pernah nih nonton SMS alias Senin Malam Show yang dijoki sama Indro Warkop itu. Temanya soal selingkuhan gitu. Salah satu nasihat bang Indro… jangan pernah melibatkan perasaan dalam urusan perselingkuhan! Bahaya bo. Mending segera menyingkir sejauhnya.”

“Tapi Dit. Dira sayang banget sama gue. Dia cinta.”

“Jadi Anggie enggak???”

“…”

ANGGIE CINTA MATI MA GUE! MAKANYA DIA NGELUARIN SURAT IJIN SELINGKUH BIAR GUE BAHAGIA!!

“Saran gue, elo harus benahin hati. Gitu aja.”

“Uhm. Caranya?”

“Mulai jauhi Dira.”

SULIT! BAGI DIRA GUE ADALAH SEGALANYA YANG PERTAMA DAN BAGI GUE DIRA ITU… SELINGKUHAN YANG BIKIN GUE NGERASA LEBIH DARI SEKEDAR MAHASISWA GEBLEK SEJAKARTA RAYA.

***

Wah… kasihan sekali si Surya ya, pembaca?
P

-bersambung-

h1

Good Charlotte – Good Morning Revival

February 28, 2007

Artis : Good Charlotte
Album : Good Morning Revival
Released : 2007
Song : 13 song

Good Charlotte sebuah band yang mengusung genre pop punk ini kembali merilis album keempatnya yang mereka beri judul Good Morning Revival. Berbeda dengan album yang sebelum-sebelumnya yang mungkin bagi sebagian orang terlalu bising dan ribet. Tetapi di album ini mereka menyajikan dalam berbagai warna yang rada berbeda.

Album ini belum dilepas kepasaran. Rencana awal mereka album ini akan di pasarkan pada June 2006, tetapi mereka mengundurkan kebulan oktober dan di undur lagi ke bulan February. Dan Lead Vokalnya Joel Madden mengatakan lagi dalam salah satu wawancara bahwa album ini akan di undur lagi dan dilepas kepasaran pada bulan March 2007.

Tetapi tidak masalah bagi penggemar berat Good Charlotte ini yang sudah tidak sabar untuk segera mendengarkan aroma musik mereka di album ini. Bisa kita dengarkan di web mereka (http://www.goodcharlotte.com/) karena salah satu personil mereka Benji Madden sudah memposting sebuah video klip dari “Keep Your Hands Off My Girl”.

Dan single pertama mereka dalam album ini yang berjudul “The River” featuring lead vokalnya Avenged Sevenfold M Shadow dan gitaris Synyster Gates, sudah online semenjak 4th January 2007.

Tracklisting :
1. Good Morning Revival! (Intro)
2. Misery
3. The River (featuring M. Shadows and Synyster Gates)
4. Dance Floor Anthem
5. Keep Your Hands Off My Girl
6. Victims Of Love
7. Where Would We Be?
8. Break Her Heart
9. All Black
10. A Beautiful Place
11. Something Else
12. Broken Hearts Parade
13. March On

Bonus Track :

* Face The Strange
* Keep Your Hands Off My Girl (Broken Spindles Remix)
* The River (Acoustic)

Download 

h1

D’Cinnamons – Good Morning

February 28, 2007

Artis: D’Cinnamons
Album: Good Morning
Jumlah Lagu: 10
Tahun: 2007
Website : http://www.dcinnamons.com/

Salah satu pendatang baru dikancah music Indonesia saat ini yang menamakan dirinya D’Cinnamons. Walau sepintas kalau kita mendengarkan lagu-lagu mereka di Album terbaru mereka Good Morning mengingatkan kita pada Alanis Morisette, Cranberies atau mungkin The Corrs tapi masih terdengar renyah ditengah hingar bingar industri music ditanah air.

D’Cinnamons sendiri berdiri semenjak Sept 2004 di Bandung. Dan Personilnya terdiri dari Dodo / Diana Widoera (Lead Vokal dan akustik gitar), Bona / Ismail Bonaventura (akustik gitar) dan Laut / Louise Laura Lalitanaya (backing vokal dan bass gitar). D’Cinnamons ini mengusung musik unpluged acoustic. “Kami hanya mengedepankan konsep easy listening, khususnya dengan dengan Instrumen Akustik, dan vokal yang renyah, soulful dan natural celoteh Dodo salah satu vokalisnya.

Album perdananya yang bertitle GOOD MORNING telah dirilis semenjak Januari 2007 menyuguhkan 10 lagu dan salah satu andalannya berbahasa inggris yang berjudul “I LOVE YOU”.

Daftar Lagu

Ku Yakin Cinta.
Mayday, I’m In Love.
Loving You.
Super Girl.
Tak Takut!
I.M.U.L.
Good Morning.
Semua Yang Ada.
I Love You. Aduh.
So Would You Let Me Be…

Download 

h1

Izinkan Aku Selingkuh Sekali Saja Part 10

February 27, 2007

Kuping Anggie sakit. Sejak pukul 8 pagi ruang kerja pak Paijo di-back-sound-i oleh lagu-lagu dangdut dari album milik Sofian Alami. Dengan biadabnya Romala mentertawai sahabatnya itu di pantry (sambil mamam mi instan bersama petugas cleaning service).

“…kadang kala guah suka mendengarkan lagu dangdut disamping lagunya Obbie Mesakh,” celetuk pak Paijo. Selain membelikan 1 album untuk Anggie, ia pun memiliki satu… “Biar kompak gitu, Anggie…”

HALAH!! GAK NANYA!!

***

Kian lama, Dira terlihat semakin manis saja. Surya suka memperhatikan wajah imutnya sambil berkhayal yang tidak-tidak. Tapi pikiran busuk itu segera ia singkirkan. Surya baru hendak memasuki ruang kuliah tatkala HPnya berdering. Sms dari Dira;

‘km yg namanya Surya yak?’

“Hmm??? Aneh.” Surya mengerut kening.

’sayank… ko nanyana gitu? wht happn?’

’sy tmnnya Dira. dia pingsan!’

“APAAAAAA???”

Kalut, Surya membolos. Ia mencari-cari Adit yang tengah asik makan soto bersama pacarnya di kantin.

“Hoi! Temani gue donk,” pinta Surya. Wajahnya memelas. Ia sangat kuatir pada isi sms tadi.

***

“Waaaa…. pangeran Kumbang dari Bandung kecewa donk?”

“Biarin. Bosan banget gak sih dengerin celotehannya yang norak itu? Coba bayangkan, sejak pagi aku cuma dengerin lagu dangdut aja! Argh!”

“Hahaha. Masih mendingan kan banyak lagunya… dari pada dengerin suara Obbie Mesakh selama berjam-jam? Hihihii.”

Anggie sedang bad-mood.
Pikirannya sedang kacau. Yang pertama; informasi yang dibocorkan Adit selalu membuatnya kesal. Surya berhasil selingkuh dengan cewek SMU yang…. ARGH!!
Yang kedua; magang di Bandung membuatnya harus merelakan Roxette dan Fort Minor tersingkir untuk sementara secara di kantor (khususnya di ruang kerja pak Paijo) hanya boleh mendengarkan lagu-lagu favorit si direktur. Benar-benar sengsara luar-dalam deh. Belum lagi Romala yang sukanya mentertawakan kesialannya menjadi sekretaris sementara pak Paijo… siaaaaaal!! Dan semua ini masih harus dijalani Anggie selama 2 minggu ke depan!!

Anggie merasa menjadi orang tolol sedunia.

“Rom, habis makan siang aku gak kembali ke kantor. Bilang aja aku sakit atau apalah gitu. Oke?”

“…ya oke…”

***

Seperti kata lagu milik Young Favorit;

Ingin marah? Silahkan!
Ingin diam? Silahkan!
Asal jangan kau putuskan cintaku…
*oyeaaaccch!!*

Surya dikerjai. Tiba di depan SMU Angkasa, Dira telah menantinya di dekat abang penjual es dan majalah. Tersenyum nista Dira berkata, “Maaf bang, tadi saya iseng sama abang hehehe. Tapi beneran hari ini saya lagi males sekolah… gak tau mau kemana… main ke kost abang aja yuk???”

-GUBRAK!!-

Adit pingsan. Dia sudah ngebut setengah mati… nabrak batu, menerobos lampu merah… ternyata hanya karena diisengin anak SMU! Wooiiihh… nyawa dibalas nyawa :p

Surya ingin marah… tapi senang juga. Atas kesepakatan sebelah pihak; karena Adit terus memprotes, akhirnya Adit mau juga kembali ke kampus sendirian, mengantongi 2 bungkus rokok. Surya dan Dira lantas mencegat angkot, pergi ke kost…

***

Pak Paijo cemas setelah mendengar laporan Romala.

“…karung beras gak bohong?”

“Pak, nama saya Romala! Bukan karung beras!”

“Gak penting! Yang penting itu Anggie. Aduuuh Anggie sayang sakit apa ya kira-kira??? Guah perlu nyari dokter nih… minta alamat tempat tinggal kalian donk, Rom.”

“Heeee….???”

MAMPUS KAMU, NGGIE!!

***

“Menurut pengarang buku Sex in the Kost, Iip Wijayanto, kondisi pergaulan dan perilaku seks bebas di kalangan mahasiswa sudah pada tahap yang mengkhawatirkan lho bang,” tanggap Dira yang asik bermain game tatkala Surya membuka topik tentang freeseks lagi dan lagi.

Mereka tengah bersantai di kost Surya yang masih amburadul (Tak ada Anggie yang siap membersihkan sih). Menilik dari pertanyaan-pertanyaan Surya… sebetulnya dia ingin mencari selingkuhan atau teman tidur yang lain sih? Kalau sekedar teman tidur, banyak tempat yang menyediakan asal dia juga menyediakan duit.. iya kan????

“Oya???” tanya Surya seraya mendekati Dira dan memeluk pinggangnya dari belakang. Diciuminya rambut Dira….

“Aduh, bang.”

“Kenapa?”

“Geli ah…”

“Hehehe… sini lo…”

Daun-daun boleh berguguran lantas terpeta di atas bumi karena memang begitulah adanya perputaran hidup mereka. Namun tatkala mereka hancur termakan ulat waktu, mereka menjadi salah satu penyokong bekas kehidupan itu sendiri…

*lho.. kok jadi pelajaran Bilogisafah?*
(Fyi; penulis sedang tertawa-tawa sendiri :p)

Seharusnya paragraf sebelum *lho.. kok jadi pelajaran Bilogisafah?* adalah:
Daun-daun terbang tertiup bayu, memaksa bayu memetakan mereka di anak sungai yang mengalir… jernih… bening. Bakal ikan menari-nari di dalam air yang bening bak cermin. Mereka berpadu, mendendangkan nyanyian alam yang hanya bisa terdengar tatkala hati dihiasi ketulusan, keikhlasan dan keinginan.

Surya adalah cowok pertama yang mencium bibir Dira. Akan tetapi romantisme kesiangan mereka terpangkas… DIRA SEOLAH NGELINDUR!

“Hhhmm… sudut lancip adalah…”

-GUBRAK!!-

Semangat Surya untuk bertindak sebagai guru yang baik pun patah!!

“Kok???” Surya wagu.

Dira memerah gigi. “Maaf, bang. Saya gugup.”

-GLEGH!!-

Lanjut? Lanjuuutttt!!
Setelah beberapa kali Dira mengutarakan kegugupannya dengan;
“Menurut Galileo…”
atau
“Menurut riset sebuah universitas di Jerman, sebatang cokelat setiap hari justru membantu kerja jantung…”
atau
“Kentut itu rumusnya… apa yak? Rumus asam urat. Eh, asam sulfur… aduuhh… mfffppttt…”
Dan berkali-kali bibir Surya terpeleset akibat bibir Dira yang terus menerus mengoceh… ia berhasil menciumi cewek SMU ini!!

*horee… tepuk tangan penonton*

1 jam kemudian Surya yang kehabisan nafas. Sekali diajari, Dira langsung mengerti bahkan tidak pernah bisa melupakan… Smile

“UHMM… bang.”

“He’eh? Mau lagi?”

“Nanti.” Dira mengibas tangan di udara kosong.

“Tyus?”

“LAPER NIH!!”

HWA…

***

TOK TOK TOK!!

Teman internet Romala (sayang sekali sejak awal nasibnya sial; tak-bernama :p) membuka pintu. Dia terkejut dan nyaris pipis di celana. Kalau yang dilihatnya ini bukan penggila dangdut, tentu orang gila!!

1. Celana cutbray warna putih.
2. Kemeja jengki warna putih garis hitam vertikal.
3. Kacamuka selebar daun kelor.
4. Sepatu kulit mengkilap.
5. …..senyumnya sangat Indonesia. TTTT (Tulus Tulus, Tidak Tulus).

“HELLOW. Anggienya ada?”

“Kamuh… saha?”

“Guah PAIJO SURIJO IJONAKODOQUE.”

“Dipanggil… IJO??”

“Salah. Panggil saya PAIJO PAIJO PAIJO…”
*dalam irama lagu Bento milik Iwan Fals*

“Oyeee!!!!”

Anggie mendengar ribut-ribut di luar. Ia keluar kamar dan… ‘TUHAAAN, BERIKAN HAMBA KETABAHAN DALAM MENJALANI HIDUP YANG NISTA INI…’
Dikutipnya salah satu lirik laru milik Sofian Alami.

“Eh Anggie. Kata si karung beras elu sakit ya? Nih… Guah bawakan sekeranjang buah-buahan…”

Dan daun-daun pun ogah diterbangkan bayu!!

***

Bagaimana nasib Anggie?
Lebih penting lagi… bagaimana perselingkuhan Surya?

-bersambung-

h1

Izinkan Aku Selingkuh Sekali Saja Part 8

February 27, 2007

Sungguh aneh tapi nyata
Takkan terlupa
Kisah kasih di sekolah
Dengan si dia…

Pak Paijo menyukai Obbie Mesakh karena biduan jaman baheula itu masih termasuk orang dari daerah timur. Dan lagu yang liriknya berada di atas paragraf ini adalah lagu favorit pak Paijo. Seleranya memang rada-rada… ya gitu deh. Suka sama semut yang berbaris di dinding… suka corat-coret dinding sekolah dengan gambar hati yang tertusuk panah… huhiiii deh pak Paijo.

Ruang kerja pak Paijo. Ruang kerja beraroma kapur barus. Sungguh, Anggie heran kenapa orang seperti pak Paijo bisa sukses di dunia bisnis padahal seleranya segitu ‘doank’. Saat ini Anggie sedang mengetik surat keluar untuk beberapa perusahaan… kongsi dagang dan tetek bengek lainnya. Pak Paijo sedang sibuk menghadap laptopnya… sesekali batuk-batuk mesra dengan tujuan untuk menarik perhatian Anggie. Anggie sudah hafal betul tabiat pak Paijo yang satu ini; sebelumnya juga sudah dibocorin oleh pak Firman, “Kalo lagi naksir cewek, bos saya suka batuk mesra, batuk romantis, batuk cinta…”

“Batuk kejang dan batuk berdarah juga gak?” imbuh Anggie tempo hari.

“Uhuk!” tuh kan… pak Paijo batuk.

Sekali batuk tak digubris Anggie.

“Uhuk! Uhuk!”

Anggie terganggu. “Pak, minum obat aja kalo bengeknya udah parah begitu,” sarannya.

“Guah gak apa-apa kok, Anggie.”

“…” IYA! TAPI BATUKNYA ITU LHO! SEHARI EMPATRATUS KALI!

“Anggie, elu suka lagu ini?” tanya pak Paijo. Suara Obbie Mesakh masih terdengar sendu… berkali-kali hingga Anggie hafal liriknya. Oh, kemanakah Roxette atau Fort Minor????

“Enggak, pak.”

“Kok dari tadi guah liat elu menikmati sekali???”

“…” TERPAKSA!

“Pasti suka kan? Hayoooo… kalo emang suka bilang aja. Begitu juga kalo Anggie suka sama guah…”

-GUBRAK!!-

“Hehehe.” Anggie cengengesan. Tak tahu harus membalas apa. Pak Paijo oh pak Paijo! Benar kata pak Firman, “Kayaknya bos kami naksir dek Anggie. Dan Romala sebaiknya dipulangkan saja karena stok mi instan kami habis… padahal itu yang kadaluarsa lho… gimana kalo gak kadaluarsa? Bisa bangkrut perusahaan kami…”

“Anggie, nanti malam temani guah ya?”

“Kemana, pak? Miting lagi?”

“Bukan… makan malam. Kan gak mungkin makan siang.”

-TITUT!-

***

Ini adalah taman kota. Dimana? Ya di kota.
Surya dan Dira sedang duduk di bangku taman sembari tertawa-tawa. Surya bisa membuat Dira tertawa 3 kali sehari (sudah kayak orang minum obat aja nih).

“Hahaha. Ah, yang bener? Masa gitu?”

“Iya. Jadi nih, si Adit kan rada blo’on, trus gue minta dia ngetes arus listrik pake jarinya… kesetrum diah hahaha.”

“Hahaha… bisa aja bang Surya ini.”

Kata demi kata, jalin dengan indah… Surya menatap ke dalam bola mata Dira sehingga yang ditatap seperti diremote… kaku. Dira tersipu malu tatkala Surya menyingkirkan daun kering dari atas rambutnya. Dira tertunduk malu saat Surya menyibak anak rambut yang jatuh di kening. Dira terjungkal saat Surya menampar nyamuk di pipinya dengan sadis.

-PLAAK!!-

“Adduuuhhh maaf sayank… gak sengaja…”

Bangkit dari kejatuhan, Dira nyengir kuda. “Enggak apa-apa kok bang Surya.”

“Uhm.”

GILA NIH CEWEK, DIGAMPOL JUGA FINE-FINE AJAH.

“Dir, elo beneran belum punya pacar?” tanya Surya. Langkah-langkah berselingkuh telah ia jalankan satu per satu. Sekarang saatnya penentuan.

“Belum, bang.”

“Mmm… Dira mau seandainya jadi pacar gue?” tanya Surya, menggenggam jemari halus Dira.

“…”

“Dir?”

“Emangnya bang Surya belum punya pacar?”

“Udah donk…” Surya menyadari kekeliruannya. “Sudah berkali-kali ditolak cewek nih.”

“Masa? Cowok kayak bang Surya kan yang paling saya sukai. Humoris, pintar dan… ganteng.”

“He he he…” ketawa narsis.

“Emang beneran nih abang suka sama saya?” tanya Dira, tak yakin betapa mudah cinta hinggap di taman hatinya.

“Kalo gak suka, ngapain juga gue ngajak elo jalan, Dir?”

“Ngg… soalnya belakangan ini temen-temen saya juga diajak jalan sama…”

“Oh itu… itu mah akting. Kebetulan di kampus lagi ada les akting untuk mahasiswa yang ingin menjadi artis.” Otak Surya cepat sekali bekerja. Dasar kecoa.

“Jangan-jangan sama saya juga sekedar akting, bang?”

“Enggak lha yaw…” ENGGAK SALAH MAKSUDNYA HEHEHE.

“Mmmm…”

“Kita jadian nih?”

Dira, yang mana merasa yakin Surya adalah si single-man yang tengah mencari cinta, terjebak dalam film 30 Hari Mencari Cinta, mengangguk setuju.

“Gue sayang elo, Dir,” rayu Surya… rayuan pulau kelapa. Dikecupnya punggung tangan Dira lembut… dan.. “HUEEEKKK!!”

“Maaf, bang. Tadi saya olesin air remasan daun pepaya yang anti nyamuk itu, soalnya abang kan pengen ngajak ke taman. Takut banyak nyamuk.”

“…” biru-biru deh hati Surya. Pahit-pahit deh ujung lidah Surya.

***

Anggie sedang gundah gulana. Pulang makan malam bersama pak Paijo ia ditelepon Adit. Ternyata Surya berhasil mendapatkan selingkuhan. Omongan Adit membuat Anggie ketar-ketir, “Wuiihh si Dira tuh cakep banget!! Putih, mulus, pintar lagi!”

PINTAR??? AKU KAN GAK GITU PINTARRRRR!!

Di dalam lubuk hati yang paling dalam, ada sedikit penyesalan, mengapa dulu Anggie menyetujui usul Surya untuk selingkuh? Gila memang ide itu dan Anggie jadi ikut-ikutan gila dengan menyetujuinya. Ia ragu apakah nantinya Surya tak akan tergoda? Fisik boleh tergoda tapi bagaimana dengan hati? Anggie tak sanggup hidup tanpa Surya (klise). Sekian lama pacaran, hanya Suryalah cowok yang benar-benar mengerti keadaannya. Yang mengetahuinya luar-dalam… yang paling disayangnya se-Jakarta raya.

Duuuh. Gimana nih kalo Surya beneran selingkuh hati juga?
Payaaah!

Ingin curhat pada Romala, si gajah bledug sudah mendengkur dari tadi. Kecapean membantu tugas cleaning service membersihkan semua perabot. Dijamin sepulang magang bobot Romala susut 12 kg. Anggie mengetuk-ngetuk jari di meja… ngelamun. Teringat masa-masa indahnya bersama Surya. Akankah masa indah berakhir tragis karena kesalahan Anggie meluluskan keinginan Surya?

AKU SETUJU AJA KARENA AKU SAYANG DIA!

Where’d you go?
I miss you so…

Ibarat kata pepatah; bila nasi telah menjadi bubur. Jangan sampai Anggie atau Surya menyesal…

***

Kata orang Ende; STT aka Selingkuh Tipis Tipis.
Lha… kalau STTB?? Surat Tanda Tamat Belajar.. goblok!!

-bersambung-

h1

Banjir dan Korupsi

February 23, 2007

Ibu Kota Jakarta, yang dulu pernah termasyhur sebagai Ratu dari Timur (Koningin van het Oosten) karena arsitek dan bangunannya yang mirip Eropa, akan terlihat seperti kolam raksasa bila dilihat dari atas ketika banjir menerjang Jakarta 2 Februari lalu.

Dalam sejarahnya, Jakarta sendiri pernah mengalami kegagalan dalam mengelola lingkungan hidupnya. Hal itulah yang menyebabkan dibentuknya Batavia baru (Niew Batavia) di Weltevreden (sekitar Gambir saat ini). Simon Stevin, arsitek pertama Batavia lama (Oud Batavia) pada tahun 1618, tentu tak pernah berpikir bahwa ratusan tahun kemudian hasil karyanya, pada hari nahas tersebut, lumpuh akibat hujan yang terus-menerus mengguyur Jakarta selama beberapa
jam.

Banjir hebat yang melanda Jakarta selama beberapa hari tersebut merupakan ulangan dari apa yang terjadi pada tahun 1621, 1654, 1918, 1942, 1976, 1996, dan terakhir tahun 2002. Curah hujan yang cukup tinggi, dataran yang hampir setengahnya lebih rendah dari lautan, serta berjejalnya 13 sungai yang mengelilingi Kota Jakarta, membuat
kota ini sulit menghindar dari serbuan bah.

Keadaan dan kondisi tersebut bukannya tidak diketahui oleh para pejabat yang berwenang dalam mengurus Kota Jakarta. Bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla di istana wakil presiden (8 Februari 2007) mengatakan sebenarnya sudah diketahui cara mengatasi banjir karena konsepnya bukan sesuatu yang baru. Nah, mengapa kita tidak mengambil pelajaran dari musibah tahun 2002 lalu? Bahkan banjir yang baru saja melanda Jakarta justru semakin dahsyat bila dibandingkan dengan banjir tahun-tahun sebelumnya. Hal ini bisa dilihat dari jumlah korban dan kerugian yang ditimbulkannya. Sebanyak 55 korban meninggal dunia, serta tak kurang dari Rp 4,1 triliun kerugian ekonomi sampai triliunan rupiah kerugian materiil ditimbulkan akibat bencana tersebut.

Pertanyaannya, mengapa banjir yang melanda Jakarta makin bertambah dahsyat saja. Berdasarkan data pada Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) DKI Jakarta 2010, luas lahan terbangun di Jakarta Barat pada 1993 mencapai 55,45 persen dan meningkat menjadi 76,93 persen pada 2003.  Kenaikan luas lahan terbangun itu semakin cepat seiring dengan laju
membaiknya ekonomi.

Pada tahun 2006, lebih dari 30 pertokoan, apartemen, dan perkantoran skala besar dibangun di seluruh Jakarta. Pada periode 2007-2008, sekitar 80 pusat belanja, apartemen, dan perkantoran baru akan dibangun di Jakarta. Pembangunan gedung-gedung tersebut, juga bertambahnya permukiman, justru ditengarai menyebabkan hilang dan rusaknya banyak situ yang merupakan daerah resapan air, yang ada di wilayah Jabotabek.

Keadaan ini diperparah oleh menjamurnya pembangunan vila dan perumahan di kawasan Bogor, Puncak, Cianjur, dan sekitarnya yang menyebabkan daerah resapan air di wilayah tersebut semakin berkurang. Kerusakan yang terjadi pada situ ditandai dengan adanya pendangkalan situ, pengurukan situ, dan alih fungsi situ. Sebagian kerusakan itu terjadi karena terdesak oleh kawasan permukiman.  Sekitar 80 persen situ yang tersebar di Jakarta, Bogor, Depok,
Tangerang, dan Bekasi diketahui mengalami kerusakan. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, ada 205 situ di Jabodetabek yang saat ini mengalami kerusakan. Dari jumlah itu, 115 di antaranya dalam kondisi kritis dan sisanya rusak sedang.

Banjir yang melanda Jakarta sebenarnya dapat diminimalkan kerugiannya bila para pejabat berwenang tak seenaknya menorehkan paraf dan tanda tangannya dalam mengeluarkan izin bagi pembangunan gedung dan perumahan. Penyebab utama terjadinya banjir hebat di Jakarta adalah akumulasi praktek-praktek korupsi yang berlangsung selama ini. Lemahnya koordinasi dalam perencanaan tata ruang, praktek korupsi dalam “jual-beli” izin peruntukan lahan, serta
lemahnya law enforcement bagi pelanggar izin karena adanya praktek patgulipat antara pejabat pemberi izin, aparat hukum, dan pemilik modal, merupakan faktor-faktor yang tak bisa diabaikan sebagai biang keladi banjir hebat yang melanda Jakarta.

Begitu mudahnya izin diberikan dapat terlihat dari variabel semakin sedikitnya ruang terbuka hijau sebagai kawasan tangkapan dan resapan air, serta semakin banyaknya kawasan parkir air yang hilang berupa situ, danau, dan rawa-rawa. Dalam master plan DKI 1965-1985, ruang terbuka hijau (RTH) masih 27,6 persen. Kemudian proyeksi versi
pemerintah pada tahun 1985-2005 RUTR DKI masih menyisakan RTH 26,1 persen. Tahun 2000-2010, menurut RUTR, DKI hanya memproyeksikan RTH 13 persen. Target RTH DKI pada tahun 2010 itu adalah 9.544 hektare. Padahal realisasi tahun 2003 hanya 7.390 hektare.

Hal ini memperlihatkan adanya eksploitasi besar-besaran terhadap RTH. Dari data tersebut terlihat bahwa hal ini terjadi pada tahun 1997 dan mengalami peningkatan tajam pada tahun 1999-2001. Contoh alih fungsi yang tampak kasatmata adalah pembangunan apartemen di wilayah selatan Jakarta, serta hutan kota di Cibubur yang dijual untuk dikonversi menjadi pembangunan kawasan komersial.

Nasi memang sudah menjadi bubur. Sekarang, bagaimana mengatasi bencana tersebut agar tak terulang kembali pada tahun-tahun berikutnya. Pemerintah sendiri berencana mengimplementasikan pembenahan dan penanggulangan banjir secara struktural dan menyeluruh dari hulu dan hilir secara serius dan terpadu dalam jangka menengah dengan anggaran yang cukup, terutama di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Langkah ini tentu harus kita dukung sepenuhnya. Hal ini tentu saja dibarengi dengan law enforcement yang harus berjalan tanpa pandang bulu dalam menertibkan dan melaksanakan tata ruang Kota Jakarta sebagaimana mestinya.

Sedangkan tiga rancangan undang-undang, yaitu RUU Pemerintahan Ibu Kota, RUU Bencana Alam, dan RUU Tata Ruang, sebagai landasan hukum untuk mengantisipasi bahaya banjir di masa mendatang, harus segera diselesaikan oleh DPR untuk segera diundangkan.

h1

Gosip

February 23, 2007

Rima dan teman-temannya sering bergosip ria. Apalagi kalau gosipnya seru. Rima tidak merasa ada masalah. Segala sesuatu digosipkan. Dari masalah kebiasaan makan, hingga masalah selingkuh. Dari masalah penyakit hingga masalah baju.

Mereka sering membicarakan berbagai gosip. Siapa yang bajunya baru, siapa yang sepatunya kotor, siapa yang terlambat ke kantor, siapa yang terlambat dijemput kemarin, siapa yang sedang jatuh cinta, siapa yang menerima bonus, dan seribu gosip lainnya.

Sampai tiga hari yang lalu, kebetulan Rima membaca sebuah kisah nyata di sebuah tabloid ketika sedang makan siang dan bergosip di warung dekat kantor. Di sana dikisahkan seorang wanita yang bekerja sebagai TKI di negara tetangga. Sebut saja namanya A. Wanita tersebut bekerja sebagai buruh di sebuah pabrik. Dia bekerja di bagian produksi bersama banyak buruh lainnya.

Suatu hari, ternyata salah seorang buruh lain memusuhinya, entah karena merasa iri hati atau kurang suka dengannya. A sendiri tidak mengerti sebab musabab terjadinya permusuhan tersebut, karena dia merasa tidak melakukan kesalahan apa pun. Tak berapa lama kemudian, teman yang memusuhinya tersebut mulai menyebarkan gosip yang tidak benar. Katanya, A gila. Wah, benar-benar tidak tanggung-tanggung, berani mengatakan orang lain gila.

Perlahan-lahan gosip itu tersebar di antara para buruh lainnya. A juga mendengar gosip tersebut, tapi dia tidak memedulikannya. Di luar dugaan, gosip tersebut terus berkembang. Suatu hari A dipanggil oleh yayasan yang dulu mengirimnya ke luar negeri dan menyuruhnya berhenti bekerja. Bahkan, A diminta mengikuti test kesehatan untuk
memastikan bahwa dia tidak gila.

Dipulangkan

Ternyata gosip tersebut sudah sampai ke telinga para pengurus yayasan. Akhirnya, meskipun hasil test kesehatannya baik, A tetap dikirim pulang karena pihak pengurus yayasan masih merasa kuatir mengenai kondisi mentalnya. Benar-benar gosip yang menghancurkan. Kasihan sekali.

Membaca kisah itu, Rima menjadi ngeri. Memang gosip tertentu ada benarnya. Tapi tidak semua gosip itu benar. Seringkali gosip diceritakan ulang dengan ditambah bumbu atau dibesar-besarkan agar terdengar seru dan menarik. Semakin lama gosip menjadi semakin besar, seru dan hebat. Semua orang menambahkan sedikit bumbu.

Suatu hari Kiki, rekan sekantornya, pernah digosipkan sakit kaki parah. Entah penyakit apa, pokoknya parah, gawat lagi. Kalau sedang kumat, sakit sekali dan bisa pingsan. Semua karyawan membicarakan penyakit kaki yang diderita Kiki.

Ternyata ketika Rima menanyakan masalah penyakit kaki tersebut kepada yang bersangkutan, Kiki sangat kaget. “Sakit kaki apa?”, tanyanya terkejut. Ternyata Kiki tidak sakit apa-apa. Kakinya sehat kok.

Setelah diingat-ingat, memang Kiki dulu pernah beberapa kali mengeluh kakinya sakit ketika mengurus suatu event di kantor yang memang merupakan tugasnya. Rupanya dia terlalu banyak berdiri dan berjalan padahal dia mengenakan sepatu hak tinggi.

Seharian dia hampir-hampir tidak pernah istirahat. Memang setiap kali sibuk mengurus event, kakinya terasa sakit. Sampai senut-senut. Tapi keesokan harinya sudah sembuh dan sakitnya timbul karena terlalu banyak berdiri dengan mengenakan sepatu hak tinggi, bukan karena penyakit. Apalagi penyakit parah! Ada-ada saja.

Jono juga pernah digosipkan tidak makan daging sama sekali. Dia alergi berat terhadap daging, sehingga hanya makan sayur saja. Malah katanya, dia sempat masuk rumah sakit karena alergi daging. Dalam acara gathering, Rima siap mengatur agar untuk Jono disiapkan makanan khusus vegetarian.

Makan sayur

Untungnya Rima menyempatkan diri bertanya kepada yang bersangkutan. Ternyata Jono bukan vegetarian. Memang minggu lalu dia pernah tidak mau makan banyak karena sedang sakit perut. Menurut dokter, perbanyak makan sayur. Jadi selama dua hari, setiap makan siang,  Jono hanya makan nasi dan sayur saja. Setelah sembuh, dia makan seperti biasa lagi. Memang dia tetap banyak makan sayur, tapi bukannya tidak makan daging. Bukannya vegetarian. Apalagi alergi!

Amit-amit!

Sekarang Rima ingin lebih berhati-hati. Karena itu, Rima berinisiatif untuk membedakan antara gosip dan informasi. Rima ingin lebihberhati-hati dalam memilah-milah dan membedakan antara gosip daninformasi. Ketika anak kedua Pak Tarmo, karyawan bagian gudang, menderita penyakit demam berdarah, maka Rima tidak menganggapnya sebagai gosip, tapi sebagai informasi yang perlu diketahui oleh karyawan lain.

Informasi ini perlu disampaikan kepada karyawan yang lain agar mereka bisa membantu. Paling tidak, mereka bisa membantu menghibur, menguatkan, mendoakan atau menengok ke rumah sakit. Malah, kemudian para karyawan berinisiatif mengumpulkan uang sumbangan sukarela bagi anak Pak Tarmo. Lumayan, bisa membantu meringankan beban Pak Tarmo.

Rima akan mencoba mengurangi gosip yang dibesar-besarkan. Mulai  sekarang, dia akan menanyakan kepada orang yang digosipkan. Tentunya untuk masalah yang berhubungan dengan pekerjaan dan tempat kerja. Bukan untuk masalah yang terlalu pribadi. Paling tidak, dia bisa mengurangi risiko negatif. Be careful! Gossip can be wrong! Be positive!

h1

Izinkan Aku Selingkuh Sekali Saja Part 7

February 22, 2007

Setelah menimbang-nimbang, akhirnya Surya dan Adit memutuskan untuk memilih si Regine Vallasduitz. Alhasil siang ini, Surya coba mengajak Regine pergi ke suatu tempat; kafe Beringin. Menu-menu di kafe Beringin juga murah meriah tapi menggigit lidah… yaaa sekali-kali menu menggigit lidah, jangan gigi menggigit menu melulu :p

Duduk berhadapan, Regine nampak malu-malu kucing sedangkan Surya berusaha untuk tidak tergoda tatkala melihat leher jenjang si cewek SMU. Kulit Regine yang putih mulus dan ekspresi mata yang sangat lugu membuat jantung Surya berdebar… namanya juga cowok normal.

“Mau pesan apa, Jin?” Wah… kok kedengarannya seperti Jin dan Jun? Atau Gin & Tonic? :p

“Apah ajah deh, bang,” jawab Regine malu-malu… wajahnya semakin imut di mata Surya… gemas.

Pelayan mencatat semua pesanan Surya dan Regine dan menghilang ke… dapur (emang ke mana lagi? :p ke sumur? :p). Kesempatan ini dipergunakan sebaik-baiknya oleh Surya.

“Elo kok langsung iya aja waktu gue ajak jalan?” Oh Surya! Pertanyaan yang sedikit o’ot… o’ot bisep, o’ot trisep… *otot kaleee biggrin*

“Nggg…” mata Regine berputar-putar. Seandainya ini film Harry Potter, ingatkah anda pada profesor Moody? ;p

“Yaa??” Surya menunggu. Semakin gemas.

“Lu…pa…”

-GUBRAK!!-

***

“Timingnya sukses ya, Anggie. Sebentar lagi perusahaan kita akan bekerja sama dengan perusahaan mereka,” kata pak Paijo dengan mata berseri-seri. Saat ini Anggie sedang duduk di samping pak Paijo di jok belakang mobil milik pribadi pak Paijo.

“Iya, pak. Tapi bukan timing pak,” ralat Anggie lagi sembari mengeluh dalam hati, BEGO BEGO KOK JADI DIREKTUR SIH??

“Oya? Jadi apa donk….” pak Paijo bertanya manja manis madu.

“Miting. Meeting. Dibaca miting. Bijituh pak.”

“Oooo. Oke.”

“…”

“Elu sudah makan, Anggie?”

KAN DARI TADI PAGI AKU PERGI SAMA BAPAK??????

“Belum, pak.”

“Kita makan sama-sama ya. Eluh mau?”

“Boleh, pak,” jawab Anggie cepat secara lambungnya telah merintih dan mendesah. Ia lantas teringat sesuatu, “Tapinya, pak… saya gak biasa makan sendirian…”

“Kan ada guah,” jawab pak Paijo PD, “sekalian kalo mau disuapin, guah suapin deh…” penawaran huh?

“Maksud saya, kasian si Romala ntar dia makan siangnya sama siapa donk, pak?”

“Oooo si karung beras. Kan gampang… di pantry banyak mi instan… biar dia habisin aja sekalian. Lagipula udah pada kadaluarsa.”

TEGA! TEMAN AKU DISUMPAHIN CEPET MATI???? ARGGHH!!

***

Surya berusaha meredam emosi jiwa yang melanda kalbu. Regine sangat sangat sangat pelupa. Saat Surya berusaha mencairkan ketegangan dengan cerita-cerita lucu, Regine cekikikan geli.

“Hihihi…. lucuh! Lucu banget, bang! Abang inih humoris yah?”

“Hehehe. Dikiiittt….”

“Engg…”

“Ya??”

“Tadih ceritah lucuhnyah tentang apah yah?”

“…” keluh!!

Bagaimana bangsa dan negara ini bisa maju kalau para pelajarnya seperti Regine?? Rumus Kimia dipakai untuk rumus Matematika? Kalimat pasif dipakai untuk menjawab pertanyaan Sejarah? Fosil-fosil bisa mengajukan protes donk….

‘Nama saya Homo Hidrokensis… dan teman saya Pitagoras Erectus Calculus…’

Daripada banyak ngelantur sedangkan tujuan utama belum tersampaikan, Surya mulai menyusun kalimat pamungkas untuk Regine. “Jin… elo udah punya pacar???”

“Hmmm….”

“Belum kan?”

PLEASE, JAWAB BELUM DONK!

“Udah? Belum? Udah? Belum?” Surya menebak-nebak, kayak bermain petak umpet… ‘oiiih… ngumpetnya jangan di perut ibu donk!’

“Nggg…”

“Pasti belum!”

“Lu…pa…”

Betapa malang nasib Surya.

***

“HA HA HA HA HA!!” Adit terbahak-bahak mendengar cerita Surya tentang Regine. “Udah… besok lo ajak yang lain aja gih!”

“Iya nih. Bete gue.”

“Masih banyak stok ceweknya kan?”

“He’eh…” Surya mengeluarkan HP dari kantung jins. Malam ini ia ingin memulai aksi lagi…

Dan entah mungkin Tuhan memang sedang kasihan sama Surya, ia dengan acak memilih nama; Indira Dandang.

“Selamat malam,” sapa Indira. Suaranya merdu.

“Malam juga.”

“Siapa?”

“Gue Surya. Masih ingat tiga hari yang lalu di depan sekolah elo…”

“Oh ya. Masih ingat. Bang Surya. Apa kabar??”

WAH, HUJAN DURIAN NIH MALAM!

“Kabar baik. Indira apa kabar?”

“Baik juga. Thanks for asking. Baidewei, panggil saja Dira.”

“Olrait, Dira. Lagi ngapain nih?”

“Belajar, bang. Besok ada ujian…”

“Oooo. Maaf ganggu, Dira.”

“Gak apa-apa kok, bang. Ini juga tar lagi selesai ngafalin rumus terakhir.”

“Rajin belajar donk, elo…” Surya memulai.

“Kalau gak rajin belajar, gimana orangtua bisa bangga sama kita? Benar gak, bang? Namanya pelajar tugasnya belajar.”

Merasa mendapat lawan bicara yang cukup jenius, Surya tertantang, “Tapi kan pelajar gak selamanya belajar terus… terus… ntar otaknya malah blank.”

“Ya enggaklah. Kan ada selingan sama eskul, jalan-jalan ma teman…,”

Surya memangkas, “Pacaran. Hehehe…”

“Ah, saya belum punya pacar, bang.”

“MASA IYA?????”

Surya meloncat-loncat kegirangan. Ia merasa sudah saatnya perselingkuhan dimulai!! Darahnya berdesir kian hebat… lebih hebat dari petikan gitar Belawan. Pokoknya dia senang sekali.

“Iya. Gak ada yang suka sama saya.”

“Oyaaaa??? Emang kenapa?”

“Katanya saya terlalu kritis memandang suatu hal…”

“Bukannya malah bagus?”

“Hehehe….”

Singkat kata singkat cerita, Surya dan Dira menetapkan hari untuk bertemu. Malam minggu 2 hari ke depan… sebenarnya banyak yang masih ingin Surya obrolin bersama Dira secara cewek SMU yang satu ini lumayan cerdas menanggapi omongan Surya. Akan tetapi Dira dengan bijak mengatakan ingin tidur dulu karena harus mempersiapkan otak dan fisik untuk mengikuti ujian.

Adit menatap Surya, Surya menatap Adit… “SUKSES DIT!! Kayaknya si Dira bakal jadi selingkuhan gue.”

“Yakin lo?”

“Banget.”

***

“APA? UDAH DAPET?? Huhuhuhu…”

“Tenang aja… semua bakal gue laporin kok!”

“Jangan laporin aja! Kamu harus pastikan Surya gak jatuh cinta sama cewek itu. Siapa tadi namanya?”

“Dira.”

“Ya. Surya gak boleh jatuh cinta sama Dira.”

“Oke. Errr… Nggie…”

“Besok aku transfer duitnya!!”

***

Anggie kepanasan.
Surya kebiruan.
Adit kegirangan.
Yang nulis… kecapean kale :p

-bersambung-

h1

Izinkan Aku Selingkuh Sekali Saja Part 6

February 22, 2007

Orangnya ganteng, tapi sayang, wajah dan selera sangat jauh berbeda.

Nama; PAIJO SURIJO IJONAKODOQUE
Panggilan; Paijo
Keturunan; Setengah Bandung Setengah Flores
Jabatan; Direktur
Usia; 27, lagi nyari calon bini
Sifat; Baik Paijonya (baik budi kan udah terlalu lazim :p), suka menabung, gemar mencolek (duit), cinta negara dan agama, sayang sama calon istri (pastinya!) dan suka makanan Flores.
Pakaian kebesaran; Kemeja bunga-bunga, dasi kupu-kupu dan celana kumbang-kumbang (maksa… :p).

“…akyu heran deh…” Romala membolak-balik profil direktur P.T. MAJU DONK KALAU MUNDUR NTAR NABRAK. Ini malam ke-2 Anggie dan Romala berada di Bandung untuk urusan magang. Mereka tinggal sementara di rumah teman yang dikenal Romala via internet. Maunya sih tinggal di rumah orangtua asuh yang direferensikan oleh dosen, tapi mereka ogah aja.

“Heran? Heran kok aku dapat tugas jadi sekretaris pribadi-sementara pak Paijo sedangkan kamu jadi klining serpis?” tanya Anggie seraya mengulum senyum.

“Itu salah satunya. Aku heran aja sama pak Paijo. Tampang nyaris nyaingin Samuel Riza tapi seleranya makanan Flores! Huhuhu…”

“Tapi kue rambut ama dodol pulo… polu…. palu.. apa tuh namanya…”

“Dodol pulo Ende! Pulau di depan kota Ende… nyeberang laut… katanya pak Paijo sihh…”

“He’eh. Tuh dodol enak banget ya, Rom? Enggak salah kalo pak Paijo menggemari makanan Flores. Ternyata makanan khas Flores yang dua biji itu enak juga.”

“Huuu…”

Anggie cekikikan. “Hihihi… betewe, pa kabar hani bani tutti fruti aku di Jakarta ya?”

“Nelpon gih!”

“Gak lagi deh. Kan tadi malam udah. Lagian kalo aku terus-terusan nelpon, Surya gak bisa konsen nyari selingkuhan, tau…” tak ada yang tahu, kecuali Adit, bahwa Anggie berbohong. Sejujurnya ia memasang mata-kaki-kuping-hidung…

“Chuahahahahaha!!”

-BYURRR-

“ADUH! Kira-kira donk… ngakak ampe muncrat gini,” protes Anggie.

“Maap, Nggie. Maap juga kalo aku bilang cowok kamu itu aneh bin ajaib. Kok Tuhan bisa-bisanya sih nyiptain makhluk kayak dia?”

“Ehhh??? Ngehina pacarku ya? Biarpun tingkahnya rada aneh begitu, tapi aku cinta.”

“Iya, percaya. Udah tujuh taon gitu pacarannya. Kalo aku sih mana tahan pacaran ampe tujuh taon? Igh…”

“He’eh. Soalnya seminggu aja cowok-cowok dah pada minta putus hahaha… gak kuat traktirrrrrr…”

Obrolan dua sahabat ini terhenti tatkala HP Anggie berdering. Rupanya telepon dari pak Paijo, si direktur.

“…oh! Selamat malam, pak!”

“Besok pagi kamu jangan telat yah, Anggie.”

“Iya, pak.”

“Saya… uhm… guah…”

“Pake guah juga juga gak apa-apa kok, pak. Gak usah terlalu formil.”

“Ya ya ya. Guah pengen ditemani… ada timing di perusahaan MUNDUR NGGAK BERANI.”

“Timing? Miting kali maksudnya, pak?”

“Heee?? Udah diganti tho?”

-GUBRAK!!-

***

Adalah kesialan anak manusia sejenis Surya dan Adit. 2 hari mengejar para cewek SMU tapi belum berhasil juga. Surya sampai berkata, “Ampun ya Tuhan… emang apa salah gue? Masa iya selingkuh sekali aja gak boleh? Sumpah dicium monyet deh kalo gue bakal jatuh cinta sama tuh cewek… cinta gue nih cuma buat Anggie…”

*CUPST*

Tanpa sengaja bibir Surya tercium Adit. Pas Adit sedang mengulur-ulur kabel-terminal untuk komputer, pas Surya lagi nungging… sama-sama berbalik dan berciumanlah dua makhluk durjana ini. Berulang kali Surya meralat, “Ampun Tuhan… kok beneran ciuman sama monyet sih? Kan tadi cuma becanda…”

Setelah keadaan aman kembali dimana Adit tengah asik bermain game dan Surya tiduran di kasur, lagi-lagi mereka mulai memilah-milih nomor HP siapa yang bakal dihubungi. Apa mau dikata, sudah terlanjur ingin selingkuh, ya dijalani saja dulu!

“Dit, yang namanya Regine Vallasduitz ini gue coba dulu ya?”

“Cobain, gih! Kalo gak enak, kembaliin ke mamang penjual lontong sayurnya,” sahut Adit.

“Dudul lo!”

Surya mencoba-coba. Ibarat bermain bingo… pasang angka! Hayo hayo pasang angka!! Yang kalah sial, yang menang sial juga kalo ketangkep polisi!!

“Haluuuuuhhh…”

WAH! SUARANYA BIKIN LEMES JANTUNG NIH.

“Helow. Ini Rejin ya?” (Regine dibaca Rejin kan? Asal bukan resign aja :p)

“Iyah. Inih sapah yah?”

“Ingat gak dua hari lalu elo ngasih nomor hape ke siapa? Di depan sekolah lo?” Surya bersemangat.

“Oooo….”

“Ingat?”

“Lu…pa…”

-GUBRAK!!-

Surya harus mengisi amunisi kesabaran dan ketabahan bila masih tetap ingin berselingkuh. Kemudian ia mencoba nomor HP yang lain… Ritme Rima Melati Sars. Dari nama dan penampilannya sih kelihatan kalau si cewek tergolong cewek populer di SMU Angkasa. Rambut pirang, bola mata bulat bak bulan penuh (cie :p), bibir juga penuh… dan alisnya itu lho, tebal banget. More-less Surya masih mengingat wajah si Ritme Rima Melati Sars.

“SAPA NEH???!!”

BUSYET, KASAR AMIR!! Surya menghela nafas panjang dan berat… betapa susahpun mencari selingkuhan.

“Kamu benar yang bernama Ritme Rima….,”

“Oh ya benar. Saya si RRMS… tapi bukan Rumah Rakit Melahirkan Sosial lho…”

“Gleg…”

“Kamu siapa?? Ada perlu sama saya? Dari Badan mana? Panti mana?”

GUAH BUKAN PEKERJA SOSIAL TAU!!

“Halo? Halo???? Ini siapa sih? Iseng banget nelpon orang malam-malam tapi gak mau ngomong? Haloooooooooooooo… yang disitu gagu ya??? Eh om saya bilangin ya, kalo gagu jangan belagu nelpon… tempel tuh bibir di oven… biar melepuh sekalian…”

-KLIK-

“Busyet, Dit! Gue diterlantarkan! Resek nih cewek!” umpat Surya kesal.

“Oya???” Adit pura-pura tak tertarik… padahal sembari ia bermain Free-cell, onderdil kuping dikencangkan sekencang-kencangnya agar bisa memahami alur percakapan Surya di telepon.

***

“AMPYUNNN TUAN!! Jangan bunuh saya!”

“Hahahahaha….” *ketawa raksasa* “Saya suka membunuh orang, tau! Kamu pendosa! Pendosa!”

“Tapi selingkuh kan…”

“Bukan dosa?”

“Iya, kalo dilakukan terang-terangan…”

“Itu bukan selingkuh namanya… tapi…”

“Apa?”

“Istilahnya saya kurang paham.”

“…” ikut bingung.

“Ya sudah, rasakan cemeti saya ini… HA HA HA…”

-CETAR!!-

“AAAWWWW!!!”

Surya terpelanting dari kasur ke lantai. Ia mengaduh… membuka mata.. gelap.

“Heh? Kenapa lo, Sur?” tanya Adit seraya mengelap iler yang menetes…

“Gue mimpi… buruk.”

“Makanya kalo tidur duh bedo’a dulu…”

Surya tidak bisa tidur, memikirkan tentang mimpi buruknya barusan. Sial.
Kenapa gue susah banget dapetin cewek buat diselingkuhin??
Kenapa gue mimpi buruk???
ARGH!!

***

Pembaca yang tutehman… kasihan ya si Surya??

-bersambung-

h1

Izinkan Aku Selingkuh Sekali Saja Part 5

February 22, 2007

Pukul 10.45

SMU ANGKASA
Jl. Langit-Langit No. 4-7
Jakarta Selatan

Papan nama sekolah tersebut berada di seberang jalan; dari tempat Surya dan Adit duduk di atas sepeda motor pinjaman pemilik kantin kampus. Di dekat mereka pedagang majalah dan pop ice kaki lima sedang terlena sejuknya berteduh di bawah pohon… tertidur hingga ingus naik turunpun dibiarkan saja. Jorok nih…

Tujuan Adit mengajak Surya ke SMU Angkasa adalah tidak lain untuk mengincar calon selingkuhan. Seperti kata pepatah, tak ada rotan akar pun jadi, maka tak ada mahasiswi pelajar pun jadi. Apalagi promosi Adit, “Wuiihhh cewek esemu pan pake rok pendek diatas lutut tuh… paha mulus oih! Mana tahan!!”

Godaan Adit (omongannya, bukan pahanya) membuat iman Surya mengikuti kemana angin berhembus. Maka jadilah setelah kuliah tadi pagi, ia diboncengi Adit menuju areal SMU Angkasa.

“Dit…,”

“Kan gue udah bilang, tunggu bentar aja. Gue hafal jam istirahat kedua-nya sekolah ini! Jam sebelas! Limabelas menit lagi mata kita akan dipuasi hehehe…”

“Otak mesum lo.”

“Elo juga kan?” Adit menaikkan alis bangga pada diri sendiri. Lantas ditimpuknya penjual majalah dan pop ice dengan kunci motor, “IYA GAK BANG??”

Si abang penjual yang sedang asik di alam mimpi; berduet dengan Titi Kamal di panggung dangdutpun terkejut, “ADA YANG JABLAI! EH ADA YANG JABLAAAIII!!” si abang latah.

“Sumpe lo?” sambung Adit.

“Eh SUMPE LO LAGI JABLAI???” si abang tambah gila….

“Huahahaha.” Adit cekakakan geli. “Esnya dua, bang! Jualan kok molor melulu? Ntar rejekinya jauh lho…,” timpal Adit.

“Dosa lo. Orang lagi enakkan tidur juga dibangunin,” bisik Surya.

“Bodoooo. Haus ini,” balas Adit cuek.

Dan setelah menghabiskan pop ice rasa ‘durian-runtuh’, Adit dan Surya dibuat terkagum-kagum pada gerombolan murid SMU… yang berbondong-bondong menghampiri penjual pop ice… yang mana disinyalir di SMU Angkasa kantinnya hanya 1 sehingga tak mampu memenuhi keinginan para murid. Sudah seperti Jakarta saja yang sudah tak mampu menampung arus air hujan… sampai banjir dimana-mana.

“Tuh, yang pake bando pink… manis diah,” bisik Adit. Surya manggut-manggut setuju. Si Bando Pink memang manis. Hidungnya bangir…

“Halo adek…,” sapa Adit dan Surya berbarengan.

Si Bando Pink menoleh dan tersenyum… “HALO GANTENG!!”

-GUBRAK!!-

“Ini sekolah apa taman Lawang sih???” protes Surya keki. Adit menelan ludah. Ternyata fisik menipu kelamin!

***

“Nama saya Anggie Randiman, pak.”

“UHmm.. Anggie. Oke. Dan kamu?” tanya si bapak Personalia.

“Romala, pak.”

“Ooo. Kirain Suti Karno apa Pretty gitu.”

-GUBRAK!!-

Pintu yang mana diatasnya tertulis; direktur, membuka. Seraut wajah tampan muncul (hanya kepalanya saja) “Firman! Bantuin guah donk!!”

Si bapak Personalia yang bernama Firman buru-buru masuk ke ruangan direktur… tapi sebelumnya ia berbisik pada Anggie dan Romala, “Biasa… ada yang kejepit zipper celana sendiri… hik hik hik…”

-GUBRAK!!-

Anggie dan Romala sempat ragu. Benarkah kantor ini bernama P.T. MAJU DONK KALAU MUNDUR NTAR NABRAK??? Keraguan mereka bermula saat bertemu front-office di lantai dasar;

“Selamat pagi, mbak berdua. Ada yang bisa kami bantu?” sapa si Front-office, neng geulis yang berkulit cerah ceria.

“Bisa kami bertemu dengan kepala personalia di sini? Kami berdua dari Jakarta… dari Universitas ‘ANU’… sebelumnya sudah ada perjanjian untuk kami magang di kantor ini,” kata Anggie PD.

“Ooo. Emang anunya siapa yang di universitas, mbak? Di Jogjakarta ada ya anu yang ikutan kuliah???”

-BRHUAAGH!!-

Romala pingsan.

“Cakep-cakep kok bolot sih, mbak?” protes Anggie.

“Iya sih. Dulu saya emang diajak ngelawak sama om Bolot, tapi saya nolak. Masa tampang saya yang kayak Hillary Duff ini diajak main lawak? Saya kan cocoknya jadi bintang iklan sabun ekslusif… ganti’in Dian Sastro… iya gak, mbak?”

Anggie tersenyum sumringah. Romala bangkit dari pingsan secara tak ada yang ikhlas membopong tubuh bongsornya.

10 menit kemudian pak Firman keluar dari ruang direktur, “Dek Anggie dan karung beras Romala, silahkan masuk ke ruang direktur kami. Pak Paijo siap bertemu anda berdua.”

***

Hasil tebar pesona preman kampus ala Roger Danuarta, Surya dan Adit mengantongi 40 nomor HP dari cewek cakep berseragam SMU; rok diatas lutut… paha mulus semelehoi…

“Hahaha. Gue bilang juga apa! Jadi banyak kan kandidatnya?” Adit menepuk dada bangga. Saat ini Surya dan Adit sudah tiba di kamar kost yang pengap dipenuhi barang-barang tak berguna setelah sebelumnya mengembalikan motor pemilik kantin kampus.

“Otak lo emang hebat, Dit. Bisa jadi teroris,” balas Surya asal.

“Hehehe… ADIIIITTT…”

“Uhm. Mulai dari mana nih?” Surya membongkar-bongkar nomor-nomor HP yang tersimpan di HPnya juga di HP Adit. Begitu banyak cewek cakep di luar sana…. ternyata dunia bisa jadi sempit, bisa jadi sangat luas.

“Terserah. Ikutin filing aja…”

“Filingan padi?”

“Gilingan bego…”

“Hehehe. Well, gue coba dulu yang namanya Putri Patricuek ya?”

“Boljug tuh….”

Tak lama….

“…OOO… KAMU PREMAN YANG TADI DI DEPAN SEKOLAH SAYA, YA?? Yang nanyain nomor hape saya ya?” suara Putri dari seberang.

“Iya sayank… tapi gue bukan preman lho,” ujar Surya. Kali ini posisinya nungging di atas ranjang. Adit menghidupkan komputer, tak ingin mengganggu niat sobatnya berselingkuh.

“MASA SIH? Orang tampang kamu cocok jadi preman gitu. Kamu mau ngapain nelpon saya?”

“Uhm…” pengen ngerayu, dodol! Batin Surya.

“Kamu gak usah deh nelpon-nelpon saya, ntar papa saya marah-marah lagi…”

KALO GAK BOLEH TELPON KENAPA TADI ELO NGASIH NOMOR HAPE ELO KE GUE….???? Surya kehilangan kendali.

“Begini, say… gimana kalo besok…”

Belum Surya selesai bicara, Putri sudah memangkas, “Besok pagi saya kan sekolah. Besok siang les balet. Sorenya belajar kelompok dan malam ada acara keluarga. Lusa pagi saya sekolah. Lusa siang les piano. Sorenya belajar kelompok lagi dan malamnya makan malam sama papa dan mama di restoran termahal di Jakarta-raya! Besoklusa pagi saya kan sekolah juga… Besoklusa siang les suling. Sorenya belaj…,”

“…belajar kelompok dan malamnya makan malam sama pembantu…” Surya memencet tombol OFF di HP dan mendesah gelisah.

“Gimana, Sur?” tanya Adit yang saat ini tengah asik bermain free-cell.

“Delete nomornya. Gak ada gunanya nih cewek.”

“Hehehe. Coba lagi, bung!”

Surya mencoba nomor HP yang namanya tersimpan dengan; Lindtell Ikanlohan. Tak lama;

“HUATSIH!!! Maaf, lagi pilek gara-gara kebanyakan mimik es. Kamu siapa ya? Tau nomor hape saya dari siapa?” tanya Lindtell.

“Gue yang tadi siang di depan sekolah elu itu, Lind…” kali ini posisi Surya tiduran di lantai dengan 2 kaki naik ke ranjang.

“Uhmm… HUASTIH!! eh… HUATSIH!! Oh yang tadi siang. Pa kabar, bang?”

“Baik,” jawab Surya seolah mendapat angin segar dari lawan bicara. “Elo pa kabar, Lind?”

“Ngeflu dikit… HUAA.. HUA… gak jadi bersin deh. Uhm… ada apa gerangan si abang menelepon adinda yang kesepian di istana rembulan ini???”

HAAA??? KOK KAYAK PENYIAR RADIO DANGDUT SIH??? NAMA AJA NYAMA-NYAMAIN LINDSAY LOHAN! OMONGAN FETTY FERA ABISSSS!! Batin Surya komat-kamit.

“Begini, Lind. Gue pengen ngajak elo jalan… besok sore…”

“Sebetulnya adinda Lindtell pengen banget jalan berdua dibawah siraman matahari sore Jakarta yang tidak lembut ini, bang. Tetapi apa daya, adinda sedang terserang flu dan oleh sebab itu tentunya adinda dilarang keluar rumah oleh ibunda kalau belum syembuh… maafkan adinda yang hina ini, bang…”

Di benak Surya tergambar Ira Swara sedang berduet dengan Megi Z dalam nomor wahid milik Mukhsin Alatas.

Mari bermain tali
Bawah rumpun bambu
Aku kan memegang ujung sebelah sini…

-KLIK-

“Gimana, Sur?” tanya Adit perhatian.

“Uhm…. gagal lagi.”

“Hehehehe… selingkuh pake niat sih… gagal melulu.”

“Kok?”

“Iya. Coba elo pikir, di luar sana banyak pelajar yang hamil di luar nikah. Ironinya… banyak orang yang merit baik-baik yang terpaksa gigit jari karena gak punya anak, hehehe… jadi mirip kan?”

“Huuuu…”

***

Adit sedang di kamar mandi; berbicara di telepon.

“Belum.”

“Syukur deh. Elo bantuin dia nyariin calon selingkuhan, Dit?”

“Ya enggaklah! Gue kan seneng banget elo berdua jadian…”

“Oke… jangan lupa kabar-kabari gue ya..”

“Sip.”

***

Apakah Surya berhasil mendapatkan selingkuhan???
Chek dan richek di episode berikutnya yaaa….

-bersambung-

h1

Izinkan Aku Selingkuh Sekali Saja Part 4

February 22, 2007

Seperti kata Slank; hari berlalu angin tetap berhembus… cuaca berubah daun-daun tetap tumbuh… Seperti harapan Surya akan cewek yang bakal jadi selingkuhannya.

1 bulan mendapat SIS dari Anggie, Surya belum memulai aksinya untuk melirik cewek lain secara Anggie sendiri belum berangkat ke Bandung untuk magang. Berbeda dari Surya, Adit terlihat lebih bergairah dalam mendata cewek-cewek mana saja yang sekiranya pantas dan cocok untuk menjadi selingkuhan Surya. Dasar pitak gila.

***

“Kalo aku udah pergi nanti, kamu harus ngasih kabar setiap hari! Ingat itu!”

“Iya, gue pasti ingat kok… tapi…”

“Yaelah! Iya, ntar aku transfer ongkos kerja deh buat kamu. Dasar tukang plorot!”

“Plorotin rok cewek-cewek? Huahaha….”

“Huuuuu. Maunya!!”

***

“HWAAAAA!!”

Surya shocked. Foto yang dibawa Adit membuat jantungnya ingin berhenti berdetak saja!

“Hehehe. Gimana Sur?”

“Mayat hidup begini elo jadikan kandidat? Najis, tau.” Surya keki berat menatap foto di tangan Adit.

“Ini namanya Maya Romantis. Cewek teknik sipil yang sering jadi cela’an cowok-cowok hehehe.”

“Ogah! Masih mending foto yang kemarin, si… si siapa tuh?”

“Iyem, pembokat di kostan cewek gueh,” sahut Adit kalem. Surya menghela nafas kesal. Sebulan belakangan Adit dengan sangat antusias mencoba mendata para cewek dan rata-rata semuanya jauh dari keinginan Surya. Ada yang macan (manis cantik, gitu) tapi profesinya pembokat. Ada yang mahasiswi tapi tampangnya kayak mayat hidup. Ada yang memang maniiiisss banget, tapi rambutnya penuh kecoa. Pokoknya tidak ada yang beres. Sedangkan waktu semakin mepet… dua hari lagi Anggie berangkat ke Bandung… dua hari lagi Surya sudah sah berselingkuh.

Tapi yang jadi pertanyaannya sekarang… sama siapa??? Cewek yang bakal jadi selingkuhan saja belum ketemu.

“Elo banyak maunya! Kalo elo pengen cari cewek yang kayak Anggie, gue saranin elo gak usah selingkuh sekalian. Parah lo.”

“Tapi kan, selingkuh di masa pacaran it…,”

Adit memangkas omongan Surya yang mulai berfalsafah hasil memplagiat buku panduan sesat itu, “Alasannya hanya karena… biar kalo udah merit enggak perlu selingkuh lagi? Eh kutu kumpret, coba denger ya. Gue bilangin elo nih… jarang-jarang gue mau nasihatin orang… secara hari ini gue lagi bergembira, jadi gu…,”

“LAMA!!”

“Hehehe. Maksud gue, orang selingkuh tuh alasannya bukan karena pengen coba-coba. Perselingkuhan terjadi kalo kedua belah pihak udah enggak ngerasa cocok lagi. Ada yang kuranglah. Ada yang gak direspek lagilah. Ada yang bikin betelah… bukan karena alasan yang dikemukakan sama buku itu, tau.” ternyata, dibalik ke-gila-annya, memori Adit menyimpan secuil kepintaran berbahasa :p

“…”

Melihat Surya diam saja, Adit melanjutkan, “Coba pikir, elo sama Anggie tuh cocok. Anggienya cantik… elonya… hancur hehehe. Tyuuuus, selama ini kalian gak pernah berantem besar-besaran… kecuali di atas ranjang, hebohnya minta ampun… hahaha. Uhm… trus… apa lagi yak? Yaaa pokoknya secara spesifik elo gak punya alasan buat selingkuh.”

“Elo emang bener. Tapi gue udah dapet ijin selingkuh dari Anggie. Gue sukses ngebujuk dia! Masa iya SISnya dianggurin? Percuma donk gue ngerayu Anggie seharian…”

“Hehehe. Dasar tukang rayu lo.” Adit terkekeh. “Yasud, just do it, then. But, gue udah gak tau lagi cewek mana yang bisa dijadikan kandidat selingkuhan elo. Semua yang gue tawarin elo tolak. Padahal mereka dengan senang hati mau dijadikan selingkuhan lho…”

“Uhm… kita liat aja nanti. Semoga aja dua hari ke depan gue udah nemu ceweknya.”

“Semoga Tuhan enggak memberkati. Huahahaha…” Adit tertawa dan… “ADUH! Kira-kira donk! Nimpuk gue tuh pake cewek! Bukan sepatu! Kodoook!!!”

“Hahahaha…” gantian Surya yang tertawa-tawa melihat jidat Adit yang memerah-bata…

***

“Muacch…” Surya mencium pipi Anggie sekilas. Untung saja ini di stasiun kereta. Coba kalau tidak? Ufff…

“Hati-hati ya selingkuhnya,” pesan Anggie sesaat sebelum naik ke kereta yang akan membawanya ke Bandung.

“Iya, hati-hati! Jangan sampe tuh cewek kena bogem mentahnya Anggie,” sambar Romala, cewek gendut sahabat setia Anggie yang juga dapat lokasi magang di Bandung.

“Diem lo!” bentak Surya keki ke Romala yang memang bermulut usil. Ia lantas menatap Anggie mesra, “He’eh, yank. Kalo mo balik Jakarta nanti, elo telpon aja biar gue jemput,” pesan Surya.

“Okay… dadagh!!”

Kereta memacu, Surya berteriak, “YESS!!”

***

Malam yang indah. Meskipun cewek yang bakal jadi selingkuhan belum ketemu, tapi Surya sedang gembira karena baru saja Anggie menelepon. Heran, belum sampai 1 hari Anggie menghilang dari pandangan, Surya sudah kangen setengah mati. Namanya juga orang cinta ini… 7 tahun pula…

-PLUP!!-

“Aww…” Surya merintih. Matanya pasrah melihat dos rokok jatuh ke lantai.

“Hehehe. Gimana, Sur? Udah ketemu belum?” Adit muncul di kamar sembari cengengesan-kebiasaannya. Pasti Adit lagi senang juga soalnya baru balik dari kost ceweknya.

“Apanya?”

“Belagu bego lo. Ya bakal selingkuhan elo itu.”

“Ooo. Belum. Heran deh ya, udah selingkuhnya pake ijin segala… ceweknya yang gak dapet,” gerutu Surya.

“Gue punya ide cemerlang. Elo kan tau gimana otak gue ini… gue emang pintar sih… kata sodara gue yang tinggal di rsj sana… gue…,”

“LAMA!!”

“Hehehe. Besok elo ada kuliah gak?”

“Ada, jam delapan.”

“Gue jam sepuluh… ya sudahlah. Habis kuliah elo ikut gue!”

“Heee? Elo gak kuliah????”

“Gak. Males.”

“Tapi…” Surya ragu sejenak. Bukan karena Adit akan membolos kuliah lagi dan lagi, tapi Adit mau mengajaknya kemana??? Ke tempat prostitusi? Enggak banget lhaaaaa… “Emangnya kita mau kemana, Dit?”

“Ada deh!” jawab Adit seraya mengedip sebelah mata.

***

Apakah Surya akan menemukan cewek selingkuhannya?
Bagaimana dengan Adit sendiri? Jangan-jangan dia juga ‘mupeng’ ingin selingkuh juga?
Lantas…. mungkinkah Anggie setia sama Surya di saat jarak memisahkan? *Cokelat banget P*
Nantikan di part selanjutnya…

-bersambung-

h1

Izinkan Aku Selingkuh Sekali Saja Part 3

February 18, 2007

Setelah sekian lama Anggie berpikir akan memberikan jawaban apa kepada Surya, akhirnya Anggie mulai memecahkan keheningan diantara mereka.

“Bener kamu ingin tahu juga jawaban dari aku sekarang juga..?”

“Ya kalo bisa sich iya sayang..”jawab Surya.

“Hmm…terus terang aku sangat menghargai atas kejujuran kamu untuk memberitahukan kepada aku keinginan kamu itu, walaupun sebenarnya hati aku ini sedikit sedih ketika kamu mengucapkan keinginan kamu itu untuk selingkuh.”

“OK deh, aku mengizinkan kamu untuk mencoba mencari cewek lain. Hal itu boleh kamu lakukan ketika aku tidak ada disini biar aku tidak merasa terlalu sakit hati melihat kamu dekat dengan cewek lain. Dan masa itu adalah ketika aku mulai mengikuti magang semester depan. Aku akan mengambil magang pada suatu perusahaan swasta di Bandung,” kata Anggie yang akhirnya memberikan izin kepada Surya untuk melakukan niatnya itu.

“Ahh..yang bener sayang..?” tanya Surya tak percaya atas SIS yang dikeluarkan oleh Anggie meskipun secara lisan saja.

“Iya benar..lakukanlah yang kamu mau. tapi ingat aku hanya memberikan waktu satu semester saja untuk kamu. Aku rasa itu sudah cukup lama waktunya aku berikan kepada kamu. Dan jangan sampai terjadi apa-apa sama gadis selingkuhanmu itu.” Anggie membenarkan dengan nada sedikit tegas.

“Ok akan kuingat semua pesan elo sayang, terima kasih atas kepercayaan lo ke gue. Gue gak akan mengecewakan elo. Gue sayang elo!” jawab Surya sambil mendekat kepada Anggie dan merekapun BERPELUKAN *dah kayak Teletubbies aja yach huekeke..*

Dan permainanpun berlanjut kebabak selanjutnya. Dimana kedua muda mudi yang sedang berduaan didalam kamar. Tanpa diketahui oleh mereka ternyata ada satu lagi mahkluk yang ada disana yaitu SETAN. Yang telah ikut membakar gairah mereka berdua. Yang seharusnya belum boleh mereka lakukan sebelum adanya suatu ikatan. Namun apa ini pengaruh modernisasi atau keperosokan mental hal semacam itu saat ini sudah biasa terjadi. Dan permainanpun diakhiri dengan lenguhan panjang kedua insan tersebut. Dan tanpa terasa jam didinding yang penuh dengan poster-posternya Adit yang tidak jelas itu teman menunjukan jam 9 malam. Akhirnya Anggiepun berbenah diri untuk segera pulang kerumahnya.

Sekarang yang jadi masalah bagi si Surya, siapakah yang akan dia jadikan selingkuhan..? yang jelas sich bukan si Aditlah yach..huekekeke…biggrin

Ayo ada ga yach diantara pembaca yang mau jadi SELINGKUHANNYA si Surya..? kalo ada ayo tunjuk tangan..? P

***

Olrait then. Demikian cerita dari si bocah_klene *lirik* huahahaha biggrin Dan dengan sangat memohon sambil berlutut, bocah berkata, “Teh, tolong lanjutin cerita gua itu dunk huekekek… mentok nih ide…”

Jadi, bila nanti di part ke-4 dan seterusnya akan ada sedikit pengalihan gaya bertutur *walah bahasana, Teh ;p* dan lain-lainnya… mohon dimaklumi ya biggrin hehehe.

-bersambung-

h1

Izinkan Aku Selingkuh Sekali Saja Part 2

February 18, 2007

Kalau bukan karena Adit ini sahabat nyaris-senasib dan sepenanggungan, sudah Surya balas meludahi wajahnya! Enak saja main sembur-sembur kopi… kayak dukun, tau.

“Iya, selingkuh! Kenapa? Elo gak percaya sama gue?” tantang Surya.

“Huahaha. Apa gue gak salah denger tuh?” tanya Adit masih tidak mempercayai kupingnya. Surya ingin selingkuh? Wo! Ho!

“Gak. Kuping lo masih normal kok, Dit. Belum Bolot…” Surya menelan ludah pahit. “Kok elo ketawa sih?”

“Gimana gue gak ketawa? Elo pengen selingkuh gitu lho! Hahaha.” Adit masih terpingkal-pingkal. “Uhm…” Adit berdehem pelan melihat mimik wajah Surya yang super-serius, “emang alasannya apa sih sampe elo pengen selingkuh gitu?” tanya Adit berlagak serius juga.

“Yaaa… selama ini kan gue terkenal cowok baik-baik hehehe…” Surya tertawa narsis. Dinaikkan alis, memuji diri sendiri.

“Belagu lo!” Adit sadar bahwa Surya adalah the most narcis man in the world.

“Hehehe. But, gimana menurut elo?” tanya Surya. Ia ingin Adit benar-benar percaya akan niatnya untuk selingkuh.

Adit gelo menghembus nafas berat, berusaha menenangkan diri. “Gila juga lo… akhirnya tu beliz keluar juga hehehe…” Adi cengengesan, belum menanggapi pertanyaan Surya.

Dan Surya masih saja diam menantikan apa lagi yang akan dikatakan oleh temannya itu. Agar tidak lagi membuat kacau suasana.

“Apa sih yang kurang dari Anggie? Udah cantik, bahenol, baik, rajin trus… kaya lagi. Apa elo kurang puas sama dia? Ato… jangan-jangan elo udah bosen sama dia? Kalo emang bosen sih… gue siap kok jadi pengganti elo hahaha…” Adit tertawa lagi.

“Pete rebus! Gak bisa diajak ngomong serius dikittt aja,” protes Surya sambil menjitak kepala Adit.

“Aww…”

Cuek, Surya melanjutkan, “Bukannya gitu, Dit. Gue kan udah lumayan lama pacaran sama Anggi. Udah mau masuk tujuh taon, man. Sejak sama-sama kelas tiga es em pe. Lo bayangin aja… dah lama kan?” jelas Surya.

“That’s it!!” Adit menunjuk tampang Surya. “Itu yang bikin gue gak percaya niat elo selingkuh,” lanjutnya sembari menghisap rokok.

“…”

“Apa elo dah pikir masak-masak? Kalo belum, sono gih taruh dulu di atas kompor biar masak hahahaha…” Adit terkekeh geli.

“Uhm. Beneran nih. Udah gue pikir masak-masak, matang-matang, baik-baik. Saking masaknya udah hampir mendidih nih kepala gue,” jawab Surya nggak mau kalah menanggapi kelakar Adit. “Lagian lo kan pernah denger orang-orang bilang. Lebih baik bandel di masa muda dari pada bandel di masa tua. Lebih baik selingkuh waktu pacaran daripada selingkuh nanti pas udah merit.” Surya mulai berfalsafah. Adit mendengarkan saja. Tak ingin memangkas…

“Nah, setelah gue pikir-pikir dan banyak gue saksikan dari orang-orang yang ada di sekeliling gue, pernyataan itu emang banyak benernya. Makanya sebelum terlambat kan gak ada salahnya juga gue coba. Mumpung masih masa pacaran ini…” Surya coba menjelaskan panjang kali lebar kali tinggi… matematik banget :p

“Ooo gitu.”

“Tapi… masih ada tapinya lho, Dit,” cela Surya sebelum Adit siap menanggapi omongannya. “Gue ini kan cowok terjujur sedunia… jadi gue maunya sih selingkuh yang jujur,” lanjut Surya agak pelan.

Mata Adit membeliak. Mana ada orang selingkuh jujur??? “Huahahahah!!!!” Adit tergelak lagi. Malam ini pipinya jadi kejang akibat kebanyakan tertawa. “Hehehe… gue jadi penasaran. Kayak gimana sih selingkuh yang jujur? Baru denger gue!! Gak ada di kamus Bahasa Indonesia kan yahh??” berondong Adit. Cela’an dan hina’an membumbui.

“Yeeee… ada lagi. Nanti gue yang bikin kamusnya,” bantah Surya sok.

“Hahaha. Gelo lo!”

“Huuu. Maksud gue tuh gini, Dit. Gue pengen slingkuh tapi atas ijin si Anggie.” Surya menatap ke Adit, terpaksa menerima ekspresi wajah Adit yang menahan tawa.

“Trus??? Ppffttt…” Adit nyaris ngompol.

“Nah, gue bakal minta ijin dulu sama Anggie. SIS alias Surat Ijin Selingkuh gitu. Uhm… gue ijin ke Anggie buat nyari cewek lain dulu, tapinya gue sama dia gak putus. Ato istilah sekarang itu HTSan lah sama cewek lain. Gue pasti akan ngasih alasan-alasan kenapa pengen selingkuh…” sampai disini Surya menghela nafas panjang. “Terserah Anggie aja,ngasih ijin apa gak. Gitu aja,” jelas Surya.

“Gimana ya. Kalo lo tanya pendapat gue sih… terserah elo aja. Kalo soal selingkuh menyelingkuh udah lo pikirin semasak-masaknya. Ingat, Sur, resiko lo tanggung kalo pas ngasih tau ke Anggie tiba-tiba dia ngamuk-ngamuk atau pengen bunuh elo,” sahut Adit asal.

“Yeee… kok gitu sih? Elo tega apa gue dibunuh? Mbok yaaa ngasih pendapat tuh yang enak didenger!”

“Yaelah nih bocah belum pernah ditinju ama Tyson kali. Kalo ditanya pendapat, ya pendapat gue kayak gitu tadi. Yang penting elo gak nyesel… semua keputusan kan di tangan elo, man! Oya, satu hal lagi, gue cuma pengen jadi penonton… gak ngikut.” Adit tak mau disalahkan atau ikut dijadikan kambing hitam oleh Anggi… di suatu hari kelak.

Dua sahabat ini terdiam agak lama. Adit menyulut sebatang rokok lagi lantas meneguk kopi yang tinggal sedikit hingga tandas. Ia hanya bisa geleng-geleng kepala melihat Surya yang sibuk dengan pikiran gila-nya sendiri.

“Trus kapan elo mau bilang sama Anggie tentang niat selingkuh itu?” tanya Adit tiba-tiba, memecah kesunyian diantara mereka.

Surya mengerut kening, berpikir sejenak. “Besok. Besok kan dia dateng ke sini soalnya ada tugas laporan praktikum yang harus gue bantu. Dan gue harap besok suasananya bisa mendukung gue untuk menyatakan itu semuam” jawab Surya pelan.

“Ya deh. Good luck aja ye sama rencana selingkuh lo itu. Semoga elo dikasih ijin sama Anggie dan gak ada masalah diantara elo berdua nantinya,” ujar Adit sembari meletakkan gelas kopi bekas minum di sudut kamar. Lantas, cowok si preman pitak ini berkata, “Oya, gue mau ke kostan cewek gue dulu de… gue nginap di sana soalnya dah lama nih gak ganti oli hahahaha. Dan biar elo tenang juga mikirin niat busuk selingkuh lo itu hehehe…”

“Walah! Dasar lo gak jauh pikirannya.”

“Hahahaha.” Adit hanya bisa tertawa saja. Lalu ia mengambil jaket kulit butut yang aromanya ’sangat-mengundang-moment-untuk-pingsan’ yang tergantung dibalik pintu kamar. Setelahnya Aditpun pergi meninggalkan Surya yang masih suntuk sama niatan selingkuh.

Tak lama kemudian Surya bersiap-siap untuk tidur karena jam yang tergantung di dinding (yang dipenuhi poster-poster Bon Jovi, Nirvana dllnya milik Adit) telah menunjuk angka 12… malam.

***

KRING!! KRING!!

Ringtone HP (yang memang di-set sangat PTSN) membangunkan Surya dari alam mimpi. Ia bangkit dan mencari sumber alarm tersebut.

“Haloh???” sapa Surya dengan suara berat karena baru bangun tidur plus aroma NAGA.

“Alo sayank. Kamu baru bangun yah?” balas suara di seberang sana yang tidak lain tidak bukan adalah suara ANGGIE! Pacar si Surya.

“Eh yayank. Ada apa nih pagi-pagi nelpon? Kaget gue,” jawab Surya.

“Maap deh kalo aku bikin kamu kaget dan mengganggu mimpi indah kamu,” ucap Anggie, merasa bersalah.

“Hoaaamheeem… gak pa-pa kok, say. Emangnya sekarang jam berapa sih kok elo udah nelpon?”

“Aduh! Kebanyakan molor. Udah jam sepuluh. Kamu habis begadang yah? Tumben-tumbenan bangun siang gini? Udah kayak si Adit lagi. Jangan-jangan diajak ngegem ampe pagi sama si gelo itu?” tuduh Anggie.

“Gaklah, sayank. Makhluk ajaib yang satu itu lagi nginap di kostan pacarnya,” jawab Surya. Dalam hati ia membatin, ”Gak, gue semalam begadang sendiri mikir niat gue buat selingkuhin elo. Makanya gue jadi susah tidur, tau…”

“Ooo begitu. Kirain diajak begadang sama dia. Eh yank, aku dah mau berangkat ke kostan kamu nih. Kan kamu mau bantu aku ngerjain tugas laporan praktikum…”

“Yasud, elo dateng aja sekarang.”

“Hu’uh. See ya there, hun! Mwah…”

Sambungan terputus. Padahal belum sempat Surya menciumi HPnya sendiri Smile

Malas-malasan Surya meraih handuk dan pergi ke kamar mandi. Tidak lupa menggosok gigi. Habis manid kubantu ibu membersihkan tempat tidurku..* walah ko jadi lagu anak-anak gini sich..yach beginilah kalo penulisnya masih bocah yach huekekeke..*

Tak berapa lama, Anggie pun muncul karena memang jarak antara rumah Anggie dengan kostan Surya tidak begitu jauh. Dan lagipula Anggie perginya mengendarai mobil sendiri sehingga tidak perlu berlama-lama menunggu angkot yang penuh sesak… beraroma jeruk busuk.

Di saat Anggie datang, Surya sedang asik di depan komputernya mendengarkan lagu-lagu dari winamp sembari bermain game.

“Hi, sayank… mwaach…” sebuah kecupan ringan mendarat di bibir Surya.

“Mwach… alo juga hani bani tuti fruti…,” goda Surya. “Wew, pacar gue cantik banget hari ini,” katanya melihat penampilan Anggie yang mengenakan T-shirt ketat dan celana jins. Rambutnya yang panjang terurai.

“Idih ngerayu. Aku kan dah cantik sejak dulu kala. Makanya kamu naksir aku,” balas Anggie lantas duduk di pangkuan Surya. Mereka saling menatap mesra. Surya merengkuh Anggie.
.
“Gimana, say? Udah siap bantu aku kan?” tanya Anggie manja.

“Siap, bidadari gue yang cantik jelita yang slalu buat hati gue berbunga-bunga,” jawab Surya sok puitis.

Anggie mengeluarkan buku dan peralatan tulis dari dalam tas untuk mengerjakan laporan praktikum.
Selama 2 jam ke depan mereka sibuk mengerjakan tugas Anggie… diselingi dengan kecupan ringan…

“AKHIRNYA!! Selesai juga nih tugas,” desah Surya sambil merebahkan diri di kasur.

“Iyah, makasih ya, yank,” sambung Anggie sambil mendaratkan bibirnya di bibir Surya. Setelahnya, cewek cantik ini membereskan peralatan tulis menulis yang berserakkan di lantai kamar kost kekasihnya. Lantas ia ikutan tidur di samping Surya. Mereka bercengkerama… bercanda… membagi kasih…

Sembari bercanda, pikiran Surya kembali ke niatan untuk memberitahu Anggie… soal selingkuh itu. Ia memikirkan kata-kata yang sekiranya tepat, tidak membuat Anggie marah. Akan tetapi yang namanya selingkuh, baru mendengarkan saja, sudah membuat cewek-cewek menjerit kayak ngeliat tikus putih sekarat.

“Yank….,” panggil Surya pelan.

“Hmmm??” Anggie bergumam.

“Ki… kita kan dari dulu udah berjanji untuk saling terbuka, jujur… Dan saking terbukanya gue ampe tau kalo ada tahi lalat di bawah leher kamu itu…,” kata Surya sambil memeluk Anggie.

“Idih….” wajah Anggie bersemu merah. “Kalo didengar Adit, bisa syirik dia…”

“Biarin aja. Syirik kan tanda gak mampu. Nah si Adit tuh gak mampuan hehehehe…”

“Dasar kamu, yank,” balas Anggie sambil mentowel hidung Surya.

“Hmmm, yank… ada yang pengen gue omongin ke elo. Agak serius sih. Tapi elo janji ya gak boleh marah. Elo nanti cukup jawab boleh ato enggak. Dan… kalo elo jawab ‘enggak’, hubungan kita tetep seperti biasa. Anggap aja apa yang gue katakan ntar cuma angin lalu. Oke? Janji?” pintar Surya pelan… menahan nafas.

“Tergantung sih,” jawab Anggie.

“Uhhh.. pokoknya elo ikutin aja yang gue omongin tadi. Kan katanya elo sayang en cinta ma gue,” bujuk Surya memulai aksi cowok mupeng berselingkuh.

Akhirnya, setelah perjuangan yang cukup alot, Anggie mengangguk setuju.

“Makasih, yank…” Surya tersenyum lega, mengecup kening Anggie. “Begini… kemarin kan gue abis baca buku tentang masalah orang-orang yang suka berselingkuh. Baik yang masih pacaran maupun yang udah berrumah tangga. Nah, ada kalimat terakhir di buku itu yang menurut gue bagus banget, yank. Lebih baik kita selingkuh dimasa pacaran dari pada nanti setelah menikah. Yang kasian nanti bukan cuman diantara pasangan itu tapi juga buat anak-anak mereka jika mereka sudah dikaruniai anak.” sampai disini Surya memberi kesempatan pada paru-paru untuk berpesta-pora sejenak.

“Jadi pada intinya gue pengen mencoba juga bagaimana rasanya selingkuh itu. Tapi karena gue sangat-sangat sayang dan cinta sama elo, gue gak mau selingkuh di belakang elo. Gue mau elo tau kalo gue punya pacar lain selain elo. Ya bahasa prokemnya sih HTSlah. So… gimana pendapat elo, yank? Apa elo ngasih ijin ke gue ato enggak? Yang penting sekarang gue udah ngasih tau ke elo dan alasan gue pengen begitu…,” jelas Surya dengan berat hati.

Anggie yang tadi raut mukanya gembira berubah menjadi agak cemberut. Diapun melepaskan pelukan dari Surya dan duduk dengan bersandarkan dinding kamar kost.

“Bagaimana sayang…? Boleh atau enggak ini..? Elo mesti ingat janji yang tadi sebelum gue mengatakan semua ini…,” kejar Surya penasaran dan dengan sedikit rasa takut. Takut kalau tiba-tiba Anggie menangis dan teriak-teriak karena merasa dikhianati atau apa. Bisa jadi Anggie gila sesaat karena takut kehilangan Surya P

Sementara Anggie masih duduk bersandarkan dinding kamar itu dengan lutut ditekuk kebadannya. Sambil menatap mata Surya dalam seolah-olah dia bisa melihat apa isi hati kekasihnya itu.

“Bener kamu mau tahu jawaban aku sekarang?” tanya Anggie dengan nada agak berat dan sedih.

“Iya sayang,” jawab Surya pelan.

“Ya udah sayang.. aku mau kekamar mandi dulu yach… nanti aku kasih jawabannya,” balas Anggie dan diapun berdiri dan menuju kekamar mandi.

Sementara Surya menunggunya dengan penuh rasa gelisah dan perasaan bersalah yang mendalam karena dia dengan beraninya menyampaikan niat yang ada dihatinya itu kepada kekasihnya yang sudah dipacarinya selama hampir 7 tahun.

Tidak begitu lama pintu kamar mandipun terbuka. Namun bagi Surya penantian itu terasa sangat lama sekali karena rasa bersalahnya. Surya terus memperhatikan saja tiap langkah demi langkah sang gadis pujaan hatinya itu untuk duduk kembali serta menunggu ucapan apa yang akan keluar dari bibir mungil gadisnya ini.

Anggie menghembuskan nafas berat, lalu mulai mengeluarkan kata-kata “Bener nich kamu mau tau juga bagaimana jawaban aku sekarang ini..? Nggak menunggu atau memberikan kesempatan bagi aku untuk berpikir akan keinginan kamu ini..?”

“Ya terserah elo sajalah sayang. Kapan elo akan ngejawabnya. Gue akan menunggunya kok,” jawab Surya pelan.

“Hmmm…bagaimana kalo diepisode selanjutnya saja aku kasih jawabannya sama kamu..? biar pembaca jadi penasaran juga akan cerita SELINGKUHAN kita ini..? ” kata Anggi.
“Ya bener sayang nanti saja deh di episode berikutnya jawabanya..biarin saja deh tuch para pembacanya penasaran..asal jangan sampai mati penasaran saja sayang..nanti malah kita lagi yang digentayangi karena bikin mereka mati penasaran..huekekekeke..” balas Surya.

“YA MOHON MAAF PARA PEMBACA SEKALIAN YANG TELAH SUDI MEMBACA KISAH KAMI INI, NAMUN MAAF BERIBU KALI MAAF KAMI TIDAK BISA MENERUSKAN CERITA KAMI KARENA SANG PENGARANG CERITANYAPUN SUDAH SANGAT MENGANTUK SEKALI MENULIS CERITA INI SAMPAI JAM 3 DINI HARI. DAN KAMI JUGA MERASA KASIHAN SEKALI MELIHAT JARI JEMARINYA YANG MUNGIL SUDAH MENJADI KERITING KARENA SEHARIAN MENGETIK. JADI SELAMAT MENANTIKAN EPISODE SELANJUTNYA SAJA YACH..CHERRSS..”,kata mereka berdua berbarengan.

NB : ya pembaca sekalian..kali ini bukan keputusan bocah menunda cerita ini..tapi dari tokoh dalam ceritanya yang mau menunda tuch..sorry deh yach..sampai ketemu lagi dicerita selanjutnya…kira-kira di IZINKAN GAK YACH AKU SELINGKUH SEKALI SAJA.

bersambung…

h1

Romantic Valentine part 2

February 8, 2007

1. David Gates – Lady valentine (3:33)
2. George Benson and Roberta Flack – You’re the Love of Ly Life (2:47)
3. Nicole Scherzinger – I’ll Be Your Love (5:42)
4. Josh Groban – When You Say You Love Me (4:35)
5. Jamie Foxx & Beyonce – When I First Saw You (Duet) (3:01)
6. Kelly Clarkson – A Moment Like This (3:51)
7. Celine Dion – Because You Love Me (4:34)
8. Jay Graydon – When You Look In My Eyes (4:09)
9. Fourplay – Let’s Make Love (3:56)
10. Colin Raye & Susan Ashton – the gift (3:42)
11. Keith Martin – Never Find Someone Like You (4:32)
12. Rod Stewart – Have I told you lately that I (4:02)
13. Sarah Brightman & Cliff Richard – All I Ask Of You (4:33)
14. Ronan Keating – The Way You Make Me Feel (3:49)
15. All 4 One – I Will Be Right Here (4:24)
16. Backstreet Boys – Backstreet Boys – I Need You Tonight (4:23)
17. Nancy Wilson & Ramsey Lewis – The Two of Us (4:32)
18. George Benson – Nothing Gonna Change My Love For You (3:58)
19. Nicole Kidman – Moulin Rouge – Come What May (4:48)

Download

h1

Malas

January 24, 2007

Deni sedang agak malas bekerja hari ini. Rasanya masih ingin libur. Kok cepat sekali liburan berakhir. Rasanya baru sebentar libur, eh sudah harus bekerja lagi.

Tapi, kemudian Deni teringat suatu kejadian yang menggerakkan hatinya ketika belum lama berselang dia pulang kampung untuk merayakan tahun baru bersama orang tua dan saudara-saudaranya. Ketika dalam perjalanan ke kotanya, di kereta api Deni bertemu
seseorang. Orang tersebut duduk di kursi sebelah kirinya dan hanya dipisahkan oleh jalan untuk lalu lalang. Seorang pemuda. Sederhana. Biasa saja. Tidak terlalu istimewa.

Yang membuatnya istimewa adalah pemuda tersebut terus menerus dipuji-puji oleh teman-temannya. Mereka semua berlima. Teman-temannya tak henti-hentinya memujinya, menggodanya, menepuk-nepuk bahunya, dan menyalaminya berulang-ulang. Sebaliknya pemuda tersebut hanya senyum-senyum dan tertawa.

Di tengah perjalanan, setelah teman-teman pemuda tersebut tidak terlalu ribut lagi, tiba-tiba pemuda tersebut menyapa Deni. Mau pinjam koran yang dipegang Deni. Tentu saja Deni tidak keberatan untuk meminjamkan korannya. Apalagi dia sudah selesai membacanya. Tak lama kemudian pemuda tersebut mengembalikan korannya dan mereka berdua terlibat dalam pembicaraan.

Karena penasaran, Deni menanyakan mengapa pemuda tersebut disalami. Dia hanya tersenyum saja. Tapi, teman di sebelahnya langsung menengok ke arah Deni dan menjawab:”Dia karyawan terbaik tahun ini, mas! Nomor satu! Ha ha ha… Sudah tiga tahun berturut-turut lho mas. Hebat kan?” Temannya yang lain menambahkan: “Tahun ini dia naik jabatan mas. Jadi bos.”

Deni memberi salam sambil mengucapkan selamat. Sambil bercakap-cakap, Deni menanyakan kiat-kiat suksesnya dalam bekerja. Temannya menjawab: “Dia orangnya selalu ingin lebih baik. Tidak pernah berhenti belajar mas. Tidak pernah menyerah. Kalau dia tidak mengerti, dia bertanya dan belajar. Kalau sudah mengerti, dia akan berusaha melakukan yang terbaik. Kalau sudah terbaik, dia berusaha lebih baik lagi. Pokoknya tidak pernah puas. Yah, jelas dia menang lagi tahun ini.”

Teman yang lain lagi menambahkan: “Betul mas. Malah kita semua banyak belajar dari dia. Dia ini memang superman. Pokoknya hebat deh.” Deni ikut tersenyum: “Wah, mas, saya juga ingin belajar nih. Saya kok tidak bisa begitu ya? Kalau lagi down, ya kerja jadi malas juga. Tidak bisa selalu bersemangat tinggi. Apalagi kalau lagi bokek. Ha ha… Bagaimana sih caranya?”

Pemuda tersebut memandangnya, lalu berkata serius: “Saya juga sering mengalami up and down kok. Tapi, saya tidak mau down terus. Setiap kali saya malas, ya langsung saya kerja lebih giat. Kalau saya ingin istirahat, saya langsung cari apa saja yang bisa dikerjakan. Kalau saya bosan, saya langsung bikin rencana baru tentang apa saja yang
akan saya lakukan hari itu.”

Dia bercerita: “Tiga tahun yang lalu, saya ditegur oleh atasan saya. Soalnya saya lagi malas banget. Beberapa hari di kantor saya hampir tidak mengerjakan apa-apa dan hanya main game. Lalu atasan saya datang. Beliau hanya bertanya, Kalau kamu sedang malas bekerja, bagaimana jika perusahaan juga sedang malas membayar gajimu?”

Pemuda itu melanjutkan, “Setelah berkata demikian, beliau pergi. Saya jadi malu sendiri. Saya tidak ingin perusahaan malas membayar gaji saya, tentunya perusahaan juga tidak ingin saya malas bekerja. Jadi, sejak saat itu saya tidak mau menuruti rasa malas, lelah,
bosan dan lainnya.”

“Caranya?” tanya Deni.

“Kalau saya sedang merasa malas, saya langsung berdiri dan lompat-lompat di tempat. Kira-kira 20 kali lompat. Dulu saya sering ditertawakan teman-teman saya ini, tapi sekarang banyak yang mengikuti cara saya. Dengan melompat-lompat sebentar, maka peredaran darah menjadi lebih lancar, rasa malas pun hilang. Begitu juga kalau
saya mengantuk, saya langsung melompat-lompat sebentar, maka rasa mengantuk akan lenyap. Pokoknya saya melakukan kebalikan dari setiap perasaan negatif yang saya rasakan.”

“Begitu juga kalau saya sedang pusing dengan masalah pribadi saya.  Langsung saya menelepon klien yang membutuhkan bantuan saya, sehingga saya tidak memikirkan masalah saya sendiri. Kadang saya langsung menghadap atasan dan mendiskusikan masalah pekerjaan. Saya tidak mau mengasihani diri sendiri. Masalah saya tidak akan selesai dengan berpusing-pusing atau bermalas-malasan kan? Apa uang saya akan bertambah kalau saya malas bekerja? Tidak kan? Jadi, untuk apa?”

Waktu mendengar penjelasan pemuda itu, Deni hanya mengangguk-angguk. Tapi kini, ketika dia merasa sedang malas, Deni teringat akan pemuda di kereta. Segera Deni berdiri dan melompat-lompat di tempat sebanyak 20 kali. Eh benar, ternyata badannya terasa lebih segar. Dia pun mulai bekerja lagi. Ternyata dia merasa semangatnya timbul
lagi. Manjur juga yah?

Semangat Deni timbul. Untuk apa memulai tahun yang baru dengan rasa malas? Apakah rasa malas akan mengubah keadaan menjadi lebih baik? Jelas tidak! Jadi apa gunanya malas? Do something! Be active! Be successful!

Sumber: Malas oleh Lisa Nuryanti, Director Expands Consulting & Training Specialist

ayo makanya jangan pada malas2an.. :D :P

h1

FRESH !! and FRESH!!LIST LINK2 MP3 [UPDATED 14 January 2007]

January 20, 2007

In this list i have about 3000 song or about 21 giga byte file. all link in this file still function to download. So you can download this file in here (download) By the way if you want to forward to all your friend go ahead.. :D

Other Info if you want some song in top 40, Indonesian song, Jazz etc about 4 months ago Please link this banner until you drop huekekek.. :D

I would to say thank you to my friend to uploader this song.

more 

h1

Finally i got my blog again

January 20, 2007

wah akhirnya gw bisa mengakses kembali blog gw yang disini. semenjak habis gempa ditaiwan itu yang memutuskan fiber optic buat koneksi internet dan membuat rata-rata koneksi internet yang ada di Indonesia mengalami gangguan untuk mengakses web yang letak hostnya diluar negeri. Dan tanpa terkecuali koneksi gw dikantor barupun ikut mengalamin gangguan.

Untuk beberapa site sich tidak beberapa lama gangguannya. Tapi buat mengakses blog gw yang di wordpress ini baru kali ini bisa lagi diakses. Makanya gw tidak bisa untuk mengupdate blog gw yang disini. Dan hanya mengupdate blog gw yang untuk mendownload lagu saja yang bisa.  Jadi gw mohon maaf jika ada pengunjung tetap di blog gw ini.. (halah.. emang ada gitu..? ) jika tidak pernah lagi melihat update terbaru di blog gw ini terutama satu bulan kebelakang.

jadi bagi yang suka download lagu sekali lagi mampir saja di web gw yang ini buat mencari segala jenis lagu yang lo pengenin. dan lo juga bisa meninggalkan pesan disana untuk merequest lagu-lagu yang lo pengen tetapi belum sempat atau belumpernah gw upload. C ya there.. :D

h1

Berbagi Cinta

December 19, 2006

Bila ada ajakan untuk berbagi, apa yang ada di pikiran anda? Berbagi dana, pakaian layak pakai, sembako, susu, makanan atau bentuk material lainnya. Jawaban itu boleh jadi karena pengaruh ide materilistik yang telah mengglobal. Mengukur segala sesuatunya dengan ukuran yang bersifat material dan kasat mata. Pengalaman nyata dari ayah angkat saya mungkin bisa menjadi pelajaran bahwa berbagi tidaklah mesti berbentuk material.

Setiap tahun, ayah angkat saya punya kebiasan berkeliling ke berbagai panti asuhan dan rumah anak yatim. Kunjungan biasanya dilakukan dua kali. Awal bulan Ramadhan dan akhir bulan Ramadhan. Kunjungan pertama adalah survey untuk mengetahui kebutuhan panti asuhan atau rumah yatim. Kunjungan kedua membawa bantuan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

Ketika berkunjung ke salah satu rumah yatim, ayah angkat saya bertemu dengan seorang bocah bernama Nina.
“Nina, apa yang anakku mau sayang”begitu ayah saya membuka percakapan.
“Nina mau baju baru?, sepatu baru?, tas baru? Atau apa nak? tambah ayah saya.
“Nggak ah… ntar om marah” jawab Nina.
“nggak sayang, om tidak akan marah” ayah saya menimpali.
“Nggak ah… ntar om marah” Nina mengulang jawabannya.

Ayah saya berpikir, pasti yang diminta Nina adalah sesuatu yang mahal.
Rasa keingintahuan orang tua saya semakin menjadi. Maka dia dekati lagi Nina sambil berkata, “ayo nak katakan apa yang kamu minta sayang”
“Tapi janji ya om tidak marah” jawab Nina manja. “Om janji tidak akan marah sayang” tegas ayah saya.
“Bener om tidak akan marah” sahut Nina agak ragu. Ayah saya menganggukkan kepala pertanda bahwa ia setuju untuk tidak marah

Nina menatap tajam wajah ayah saya. Sementara ayah saya berpikir, apa gerangan yang diminta oleh Nina.
“Seberapa mahal sich yang bocah kecil ini minta sampai dia harus meyakinkan bahwa saya tidak akan marah’ pikir ayah saya. Sambil tersenyum orang tua saya mengatakan
“ayo nak, katakan, jangan takut, om tidak akan marah nak.”

Dengan terus menatap wajah ayah saya, Nina berkata; “bener ya om tidak marah.” Sekali lagi ayah saya mengganggukan kepala. Dengan wajah berharap-harap cemas, Nina mengajukan permintaanya”om, boleh nggak saya memanggil ayah” Mendengar jawaban itu, tak kuasa ayah saya membendung air matanya. Segera dia peluk Nina dan mengatakan
“tentu anakku..tentu anakku…mulai hari ini Nina boleh memanggil ayah, bukan om”
Sambil memeluk erat ayah saya, dengan terisak Nina berkata “terima kasih ayah… terima kasih ayah…

Hari itu, adalah hari yang tak akan terlupakan buat ayah saya. Dia habiskan waktu beberapa saat untuk bermain dan bercengkrama dengan Nina. Karena merasa belum memberikan sesuatu yang berbentuk material kepada Nina maka sebelum pulang, ayah saya berkata kepada Nina “anakku, sebelum lebaran nanti ayah akan datang lagi kemari bersama ibu, apa yang kamu minta nak?”
“Khan udah tadi, Nina sudah boleh memanggil ayah” sergah Nina.

“Nina masih boleh minta lagi sama ayah. Nina boleh minta sepeda, otoped atau yang lain, pasti akan ayah kasih.” Sambil memegang tangan ayah saya, Nina memohon “nanti kalau ayah datang sama ibu ke sini, saya minta ayah bawa foto bareng ayah, ibu dan kakak-kakak, boleh khan ayah?”

Tiba-tiba kaki orang tua saya lunglai, dia terduduk, bersimpuh di depan Nina. Dia peluk lagi Nina sambil bertanya; “buat apa foto itu nak?”
Tanpa ragu Nina menjawab “Nina ingin tunjukkan sama temen-temen Nina di sekolah, ini foto ayah Nina, ini ibu Nina, ini kakak-kakak Nina.” Ayah saya memeluk Nina semakin erat, seolah ia tak mau berpisah dengan seorang bocah yang menjadi guru kehidupan di hari itu.

Terima kasih Nina, walau usiamu masih belia kau telah mengajarkan kepada kami tentang makna berbagi cinta. Berbagilah cinta, karena itu lebih bermakna dibandingkan dengan sesuatu yang kasat mata. Berbagilah cinta, maka kehidupan anda akan lebih bermakna. Berbagilah cinta agar orang lain merasakan keberadaan anda di dunia.

Sumber: Berbagi Cinta oleh Jamil Azzaini. Jamil Azzaini adalah Inspirator Sukses-Mulia dan penulis buku Best Seller Kubik Leadership; Solusi Esensial Meraih Sukses dan Kemuliaan Hidup

h1

New Cubicle alias Pindah Kerja

December 19, 2006

Pertama-tama gw mau bersyukur kepada Allah SWT karena akhirnya gw sampai ketempat kerja gw yang baru dengan selamat. Dan gw juga berharap semoga semuanya nanti bisa berubah lebih baik ditempat gw yang baru ini.. Gw mohon doa dan restunya juga dari teman-teman yang telah sudi berkunjung ke blog gw ini. Dan semoga juga gw masih bisa tetap exist untuk selalu mengupdate blog gw ini sampai kapanpun :D :P

h1

Tidak Ada Jalan Yang Rata Untuk Sukses

November 25, 2006

Di pagi hari buta, terlihat seorang pemuda dengan bungkusan kain berisi bekal di punggungnya tengah berjalan dengan tujuan mendaki ke puncak gunung yang terkenal.

Konon kabarnya, di puncak gunung itu terdapat pemandangan indah layaknya berada di surga. Sesampai di lereng gunung, terlihat sebuah rumah kecil yang dihuni oleh seorang kakek tua.

Setelah menyapa pemilik rumah, pemuda mengutarakan maksudnya “Kek, saya ingin mendaki gunung ini. Tolong kek, tunjukkan jalan yang paling mudah untuk mencapai ke puncak gunung”.

Si kakek dengan enggan mengangkat tangan dan menunjukkan tiga jari ke hadapan pemuda.

“Ada 3 jalan menuju puncak, kamu bisa memilih sebelah kiri, tengah atau sebelah kanan?”

“Kalau saya memilih sebelah kiri?”

“Sebelah kiri melewati banyak bebatuan.” Setelah berpamitan dan mengucap terima kasih, si pemuda bergegas melanjutkan perjalanannya. Beberapa jam kemudian dengan peluh bercucuran, si pemuda terlihat kembali di depan pintu rumah si kakek.

“Kek, saya tidak sanggup melewati terjalnya batu-batuan. Jalan sebelah mana lagi yang harus aku lewati kek?”

Si kakek dengan tersenyum mengangkat lagi 3 jari tangannya menjawab, “Pilihlah sendiri, kiri, tengah atau sebelah kanan?”

“Jika aku memilih jalan sebelah kanan?”

“Sebelah kanan banyak semak berduri.” Setelah beristirahat sejenak, si pemuda berangkat kembali mendaki. Selang beberapa jam kemudian, dia kembali lagi ke rumah si kakek.

Dengan kelelahan si pemuda berkata, “Kek, aku sungguh-sungguh ingin mencapai puncak gunung. Jalan sebelah kanan dan kiri telah aku tempuh, rasanya aku tetap berputar-putar di tempat yang sama sehingga aku tidak berhasil mendaki ke tempat yang lebih tinggi dan harus kembali kemari tanpa hasil yang kuinginkan, tolong kek tunjukkan jalan lain yang rata dan lebih mudah agar aku berhasil mendaki hingga ke puncak gunung.”

Si kakek serius mendengarkan keluhan si pemuda, sambil menatap tajam dia berkata tegas “Anak muda! Jika kamu ingin sampai ke puncak gunung, tidak ada jalan yang rata dan mudah! Rintangan berupa bebatuan dan semak berduri, harus kamu lewati, bahkan kadang jalan
buntu pun harus kamu hadapi. Selama keinginanmu untuk mencapai puncak itu tetap tidak goyah, hadapi semua rintangan! Hadapi semua tantangan yang ada! Jalani langkahmu setapak demi setapak, kamu pasti akan berhasil mencapai puncak gunung itu seperti yang kamu inginkan! dan nikmatilah pemandangan yang luar biasa !!! Apakah kamu mengerti?”

Dengan takjub si pemuda mendengar semua ucapan kakek, sambil tersenyum gembira dia menjawab “Saya mengerti kek, saya mengerti! Terima kasih kek! Saya siap menghadapi selangkah demi selangkah setiap rintangan dan tantangan yang ada! Tekad saya makin mantap untuk mendaki lagi sampai mencapai puncak gunung ini.

Dengan senyum puas si kakek berkata, “Anak muda, Aku percaya kamu pasti bisa mencapai puncak gunung itu! Selamat berjuang!!!

Tidak ada jalan yang rata untuk sukses!

Sama seperti analogi Proses pencapaian mendaki gunung tadi. Untuk meraih sukses seperti yang kita inginkan, Tidak ada jalan rata! tidak ada jalan pintas! Sewaktu-waktu, rintangan, kesulitan dan kegagalan selalu datang menghadang. Kalau mental kita lemah, takut
tantangan , tidak yakin pada diri sendiri, maka apa yang kita inginkan pasti akan kandas ditengah jalan.

Hanya dengan mental dan tekad yang kuat, mempunyai komitmen untuk tetap berjuang, barulah kita bisa menapak di puncak kesuksesan.

Salam sukses luar biasa!

Sumber: Tidak Ada Jalan Yang Rata Untuk Sukses oleh Andrie Wongso

h1

Free Mp3 Download

November 23, 2006

Gw kemarin habis iseng ngedit2 halaman web tempat untuk mendownload Mp3 Barat or Indo dan juga jenis -jenis lagu yang lainnya. Jika lo pade mau download-download mp3 bisa mampir di http://music.bocahklene.com tetapi tampilan dan contentnya masih belum lengkap. Rencana nanti gw ada kasih list top 40 lagu-lagu barat dan Top lagu-lagu indo. Serta tempat untuk merequest lagu-lagu yang lo pengen dan cari. So untuk sementara kalau mau request lagu bisa disini saja dulu yach.. :D

h1

Ingin Bertahan Lama Saat Berhubungan Seks, Makanlah Strawbery

July 28, 2006

Mengkonsumsi strawberi dan rasberi diyakini dapat meningkatlan gairah seksual, demikian dikatakan oleh seorang ahli nutrisi. Patrick Holford mengatakan kedua buah ini memiliki zat besi yang tinggi yang terkandung dalam bijinya.

Biji kedua buah ini berbeda dengan biji pada buah lain, karena biji dalam strawberi dan rasbery umumnya dimakan, sedangkan biji pada buah lain biasanya dibuang. Zat besi adalah nutrisi yang banyak mempengaruhi faktor seksual.

Mereka menghasilkan testosterone yang dibutuhkan dalam proses pembentukan sperma. Tubuh wanita akan lebih ceppat terangsang jika zat besi dalam tubuhnya berada dalam jumlah banyak. Kandungan zat besi ini memungkinkan pria untuk melakukan hubungan seks 3 kali dalam waktu 24 jam.

“Pesan saya sederhana saja, setiap kali anda melakukan hubungan seks atau anda ingin mempersiapkan diri anda dan pasangan untuk melakukan hubungan seksual, anda cukup memakan segenggam rasberi atau strawberi.”

“Dan bukan hanya kandungan zat besinya yang berguna bagi kebutuhan anda saat beraktivitas di ranjang. Mereka juga memproduksi anti-oxidant yang berguna melancarkan peredaran darah pada seluruh organ seksual. Mereka juga menghasilkan glycaemic yang dapat meningkatkan tenaga.”

h1

UPSET WIFE

July 23, 2006

She came home early and found her husband in their bedroom making love to a very attractive young woman. The wife was VERY upset!

“You are a disrespectful pig!” she cried. “How dare you do this to me – a faithful wife, the mother of your children! I’m leaving you. I want a divorce straight away!”

And he replied: “Hang on just a minute luv, so at least I can tell you what happened”

“Fine, go ahead”, she sobbed, “but they’ll be the last words you’ll say to me!”

And he began: “Well, I was getting into the car to arive home and this young lady here asked me for a lift. She looked so down and out and defenceless that I took pity on her and let her into the car. I noticed that she was very thin, not well dressed and very dirty.

She told me that she hadn’t eaten for three days! So, in my compassion, I brought her home and warmed up the enchiladas I made for you last night, the ones you wouldn’t eat because you’re afraid you’ll put on weight. The poor thing devoured them in moments.

Since she needed a good clean-up I suggested a shower and while she was doing that I noticed her clothes were dirty and full of holes so I threw them away. Then, as she needed clothes, I gave her the designer jeans that you have had for a few years, but don’t wear because you say they are too tight. I also gave her the underwear that was your anniversary present, which you don’t wear because I don’t have good taste.

I found the sexy blouse my sister gave you for Christmas that you don’t wear just to annoy her and I also donated those boots you bought at the expensive boutique and don’t wear because someone at work has a pair like them..”

He took a quick breath and continued: “She was so rateful for my understanding and help and as I walked her to the door she turned to me with tears in her yes and said

‘Please……..do you have anything else that your wife doesn’t use?’”

Moral of the story : use it as much as u can hehe:))

h1

Rokok Tidak Berbahaya

June 25, 2006

Iseng2 ngambil dari mailist tukang lenong nich. Dari pada tidak ada bahan postingan saja. 

Banyak orang menghawatirkan bahaya rokok dan menakutinya ,tapi setelah diselidiki oleh beberapa pakar dalam bidangnya ternyata rokok itu sama sekali tidak berbahaya. Kemudian para pakar sepakat untuk membuktikannya dengan mengambil dari beberapa hikayat pada zaman dahulu kala dimana pada waktu itu nenek moyang kitapun telah membuktikannya melalui beberapa percobaan,dan di perkuat lagi oleh dokter Tekek Kusumo Porno Diloco yang telah melakukan penelitian selama  bertahun-tahun di Universitas Tambun Bekasi.

Untuk lebih jelasnya dapat dibuktikan lewat penemuan oleh beberapa dr ahli dibawah ini:>

> Pada zaman dahulu kala, ada 3 orang dokter. Mereka selalu bersama kemana saja mereka pergi. Tapi ke-tiga2nya memiliki kegemaran berlainan.

-A dr Jon Poni (suka main perempuan).

-B dr Jon Joni (suka minum minuman keras).

-C dr Jon Doni (suka segala jenis rokok) .

Suatu hari ketiga sahabat ini berjalan jalan tanpa tujuan.Tiba2 ketiganya bertemu dengan sebuah ketel/kendi (seperti cerita Aladin). Lalu salah seorang mengambilnya lalu meng-gosok2kan ketel tersebut. Sejurus kemudian asap keluar dari corong ketel tersebut dan secara perlahan berganti menjadi satu makluk yang menyeram kan yakni  seekor/seorang (?) jin yang ganas.Lalu jin tersebut tertawa: "Ha ha ha ……" dan berkata "Akulah Jin Iprit ! Karena kamu telah membebaskan aku dari ketel itu maka aku akan  tunaikan apa saja permintaan kamu sekalian. !!"

Ketiga sahabat yang pada mulanya panik dan takut menjadi gembira lalu termenung dan berpikir tentang peluang dan kemauan masing2 yang mungkin sekali dalam seumur hidup. Lalu mereka memilih kemauan mengikuti kegemaran masing2.

> Berkata si A,"Aku mau perempuan2 muda dari berbagai bangsa di seluruh dunia dan diletakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun."

Pufff ……..!! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si A.

> Berkata si B,"Aku mau semua jenis arak dari seluruh dunia untuk bekal selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun."

Pufff …….. !! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si B.

> Berkata pula si C,"Aku mau semua jenis rokok dari seluruh dunia untuk bekal selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun.

> "Pufff ……. !! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si C.

Setelah genap 10 tahun, maka jin tersebut muncul kembali untuk membuka pintu gua masing2 sebagaimana yang dijanjikan.

Maka jin tersebut pergi membuka pintu gua si A, ketika dibuka maka keluarlah si A dengan keadaan kurus kering, berdiri pun tidak bisa karena tidak sanggup untuk menggerakkan lutut sebab hari2 hanya memuaskan nafsu dengan perempuan.Tiba2 si A pun jatuh ketanah lalu mati !!

Setelah itu jin tersebut pergi ke gua si B, ketika pintu dibuka maka keluarlah si B dengan perut yang sangat buncit karena hari2 mabuk2an. Jalanpun terhuyung2. Tiba2 si B pun jatuh ketanah lalu mati !!

Setelah itu jin pergi ke gua si C dan membuka pintu gua. Tiba2 si C keluar dalam keadaan sehat walafiat dan terus MENAMPAR si jin. Sambil me-maki2 si jin ia berkata : JIN GOBLOOOKK …!!!! KOREKNYA MANA …???!!!

h1

“AKSI BLOGGER INDONESIA UNTUK JOGJA”

June 2, 2006

"AKSI BLOGGER INDONESIA UNTUK JOGJA" Gempa dengan kekuatan 6 SR telah menggoncang Jogjakarta pada tanggal 27 Mei 2006 yang lalu. Hingga saat ini estimasi korban meninggal telah mencapai 5000 orang, belum termasuk ribuan orang luka-luka, dan ribuan rumah rusak.

Akankah kita berdiam diri melihat saudara-saudara kita menangis? Sanggupkah kita makan dan tidur dengan nyaman selagi mereka–saudara kita–kelaparan dan kedinginan?

Marilah kita berhenti mengetik dikeyboard dan berhenti tertawa sejenak sambil merenungkan, jika kejadian ini terjadi pada kita ataupun keluarga kita. Mari kita tunjukkan, solidaritas kita mengalahkan jarak dan batasan apapun yang ada di depan mata.

Sisihkanlah beberapa lembar receh dari dompet teman-teman, yang Insya Allah, semoga akan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Uang receh seharga sebungkus rokok, sejam billing di warnet, sekaleng minuman soft drink, berapapun itu jumlahnya jika kita gabungkan bersama pasti akan berarti.

Kami sangat mengharapkan partisipasinya. Silahkan klik banner diatas untuk informasi lebih lanjut. Terima kasih.

h1

Harga Minyak Naik Lagi

June 1, 2006

galang rambu anarki anakku
lahir awal januari menjelang pemilu
galang rambu anarki dengarlah
terompet tahun baru menyambutmu

galang rambu anarki ingatlah
tangisan pertamamu ditandai bbm
membumbung tinggi (melambung)

Reff:

maafkan kedua orangtuamu

kalau tak mampu beli susu

bbm naik tinggi

susu tak terbeli orang pintar tarik subsidi

mungkin bayi kurang gizi (anak kami)

galang rambu anarki anakku

cepatlah besar matahariku

menangis yang keras, janganlah ragu

tinjulah congkaknya dunia buah hatiku

Masih ingat cuplikan lirik lagu itu? Itu adalah merupakan lirik dari salah satu lagu Iwan Fals yang menggarmbark tentang kenaikan harga BBM di negara kita Indonesia tercinta ini. Dan setelah barusan kita prihatin dengan Bencana Alam yang sudah menimpa bangsa kita dan untuk berikutnya bencana susulan terjadi yaitu dengan kenaikan harga BBM.

Terhitung mulai tanggal 1 Juni 2006 pukul 00.00 waktu setempat, harga jual produk Bahan Bakar Khusus (BBK) produksi PT Pertamina (Persero) yaitu Pertamax, Pertamax Plus dan Pertamina DEX berubah sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) No. Kpts – 184/F00000/2006-S0 yang ditetapkan pada tanggal 31 Mei 2006. Berikut rincian harga jual BBK yang berlaku bulan Juni 2006:

PERTAMAX PLUS
Batam
Harga Jual SPBU Juni 2006 : Rp. 6.150,-
Harga Jual SPBU Mei 2006 : Rp. 5.650,-
UPms I (NAD, Sumut, Riau, Kep. Riau, Sumbar)
Harga Jual SPBU Juni 2006 : Rp. 6.800,-
Harga Jual SPBU Mei 2006 : Rp. 6.150,-
Jawa (Selain SPBU berasaing)
Harga Jual SPBU Juni 2006 : Rp. 6.600,-
Harga Jual SPBU Mei 2006 : Rp. 6.050,-
Bali
Harga Jual SPBU Juni 2006 : Rp. 6.600,-
Harga Jual SPBU Mei 2006 : Rp. 6.000,-
UPms VI (P. Kalimantan)
Harga Jual SPBU Juni 2006 : Rp. 6.750,-
Harga Jual SPBU Mei 2006 : Rp. 6.150,-

PERTAMAX
UPMS I (NAD, Sumut, Riau, Kep. Riau, Sumbar)
Harga Jual SPBU Juni 2006 : Rp. 6.600,-
Harga Jual SPBU Mei 2006 : Rp. 6.000,-
UPmsII (Jambi, Bengkulu, Sulsel, lampung)
Harga Jual SPBU Juni 2006 : Rp. 6.500,-
Harga Jual SPBU Mei 2006 : Rp. Jawa (Selain SPBU bersaing)
Harga Jual SPBU Juni 2006 : Rp. 6.400,-
Harga Jual SPBU Mei 2006 : Rp. 5.800,-
Bali
Harga Jual SPBU Juni 2006 : Rp. 6.400,-
Harga Jual SPBU Mei 2006 : Rp. \n5.800,-
UPms VI (Pulau Kalimantan)
Harga Jual SPBU Juni 2006 : Rp. 6.550,-
Harga Jual SPBU Mei 2006 : Rp. 6.000,-
UPms VII (Pulau Sulawesi)
Harga Jual SPBU Juni 2006 : Rp. 6.600,-
Harga Jual SPBU Mei 2006 : Rp. \n6.000,-

PERTAMINA DEX
UPms III (Jabodetabek, Banten, Jawa Barat)
Harga Jual SPBU Juni 2006 : Rp. 6.400,-
Harga Jual SPBU Mei 2006 : Rp. 6.100,-
Batam
Harga Jual SPBU Juni 2006 : Rp. \n6.000,-
Harga Jual SPBU Mei 2006 : Rp. 5.800,-

Pada lima SPBU yang berlokasi di Jl. Kemanggisan Utama Raya (SPBU 34.114.03), Jl. Kapten Tendean (SPBU 34.127.02), Jl Mampang Prapatan Raya 8-9 (SPBU 34.127.06), Jl. Imam Bonjol 63, Karawaci (SPBU \n34.151.07) dan Jl. Bumi Perkemahan Cibubur (SPBU 34.169.15) diterapkan harga khusus dengan diskon. Harga Pertamax Plus didiskon menjadi Rp.5.700,- sedangkan Pertamax menjadi Rp.5.400,-

Perubahan harga jual Pertamax, Pertamax Plus dan Pertamina DEX ini akan ditinjau kembali sesuai perkembangan harga minyak internasional.

h1

Bangga dwong jadi orang Indonesia…

May 2, 2006

ini gw dapat dari mailist lenongers nich.. selamat menikmati saja yach..:P

Pernahkah ketika anda masih SMA pergi ke Club atau Diskotik?
.. saya pernah! dan bangga banget!

Pernah ke New York City?
.. my city! tapi bete ama bouncer-nya gak boleh masuk gara-gara umur waktu tu masih 20 lebih 9 bulan! Damn, I Love Indonesia, lebih bebas! Sapa bilang Amerika negara bebas???

Pernahkan anda melihat (atau merasakan sendiri)sekelompok anak muda minum bir?
… wah bukan pemandangan aneh di parkiran Circle K Bandung! every single store!

Tau Texas?
.. Tau! Kota yang ngga boleh minum alkohol sembarangan kan? mending di Bandung, atau di Jakarta, mau mabok sambil nyetir juga boleh!

Pernahkah anda membeli majalah yang porno, setengah porno -apapun sebutannya- yang covernya adalah wanita berbikini dengan headline 7 Trik Liar Di atas Ranjang? Kupu Kupu Malam Kota Solo dan majalah yang setiap edisinya tidak pernah luput dari kata Mr. Happy?
… Ngga tuh (Boong!! liat ada apa di bawah kasur? yang diumpetin di lemari?
Bagasi mobil belakang)..

Di mana anda beli majalah Playboy? atau majalah sejenis itu?
.. sebelum ke kantor di tukang koran, dan bangga banget punya playboy karena ngga usah subscribe kaya di Amerika, aneh padahal negara USA produsen-nya
kok mereka ribet banget sih, harus liatin ID segala? di Indonesia di emperan juga ada, dimana aja yang penting hati bangga!

Siapa yang bangga ada majalah Playboy Indonesia? Siapa yang bangga dengan Cosmopolitan Indonesia?
.. Ya orang Indonesia, mereka bangga! Playboy pertama di Asia Tenggara!! (tapi kok di Malaysia malah ngga ada,malahan di Singapore majalah sekelas Cosmopolitan aja dibredel? mereka bodo banget deh)

Kita seneng deh mengadopsi semua hal dari luar negeri!

Siapa yang suka nonton plagiatnya Saturday Night Live?
… Gila lucu banget ya? Lucu mana dengan Indonesia yang suka niru?

Siapa yang BENCI Amerika???
… KITAAA ORANG INDONESIA BENCI banget Amerika, makanya kita memilih dan senengggg banget minum Pepsi, Beli MC.D, Pake HaPe Motorola, Nonton film
Hollywood, Beli I-Pod, Ngopi di Starbucks, Nonton Desperate Housewives, Ikutan Test TOEFL ..

Siapa benci Eropa? dan hal yang kebarat-baratan?
… Kita deh sebagai Orang Indonesia, makanya kita belanja di Mall yang gaya eropa banget, Belanja baju di Mango, Makan Steak, Melakukan free sex biar kaya James Bond dan Matahari (anda pasti tau dong siapa dia kalau anda bisa
berkomentar tentang RUU APP) ..

kita juga sebel banget dengan hal yang kebarat-baratan apalagi eropa, makanya kita pake handphone Nokia dan mobil BMW ..

Mau ngga jadi tuan rumah Miss Universe?
… DI INDONESIA??? KAPAN??? SERU BANGET TUH!!! aduh banyak cewek kece pake bikini. Udah malem finalnya di Indonesia aja, daripada di amerika kan udah ditolak, di Puerto Rico kan kemaren males jadi tuan rumah,

Lagian bukannya sekarang Tuan Rumah Miss Universe sedang dilempar ke negara miskin dan third world karena dianggap basi ama Amerikanya sendiri??

Indonesia sih pasti seneng banget dan bangga banget jadi buangan tuan rumah Miss Universe!

Pilih masuk AFI atau jadi juara Olimpiade Fisika?
… AFI dong, kondang bo! kalau bisa semua masuk reality show! Olimpiade Fisika ngapain?

paling direkrut ama Singapore atau Jerman, duh pendidikan
itu ngga penting di Indonesia ..

yang penting outlook, mudah membual, nepotisme..

kalau mau terlihat berpendidikan berlagak sok pinter aja.. asal lo bisa bual tentang playboy, RUU APP, meski belum tentu bener, yang penting ngomong!

Suka Infotainment?
… duuh kita sebagai orang Indonesia tuh seneng banget gila kalau ngomongin orang yang jelek-jeleknya.. Kita selalu haus dengan terbukanya Aib, daripada kaya Singapore yang malah bangga dengan National Geographic? apa gunanya?

Kalau E! chanel suka?
.. duh cable masih jarang sih di Indonesia,di pedesaan belom masuk.. jadi kita ngga tau..

lagian acaranya ngga mutu ya ngomongin artis dari sisi
glamour dan kreatifnya doang, kurang ngomongin aib!

Cinta Produk Indonesia?
.. duh Soeharto banget sih jamannya ACI, gih ke malaysia aja yang produk lokalnya lebih kepake dari pada Pierre Cardin, Hugo Boss, Esprit, U2 ..

Kita lebih suka negara kita "terjajah" dan dibanjiri produk asing .. emang kita Jepang yang produktif? lebih hebat kita dong, Indonesia yang selalu konsumtif tanpa jadi produktif, ampe minyak aja impor .. kita negara terkaya di dunia!

Bisa menari atau menyanyi khas Indonesia?
..bisa, aku bisa breakdance dan ngerap pake bahasa Indonesia

Apa itu Indonesia?
.. Jawa minus Jawa Barat selebihnya negara tetangga, presiden jawa, menteri jawa, pejabat militer jawa, yang bukan orang Indonesia ngga boleh jadi presiden

Jakarta itu apa?
.. Ibu Kota, pusat ekonomi, pusat bisnis, pusat pemerintahan, pusat indutrsi, pusat belanja, pusat hiburan, semua terpusat disini deh,

ada Taman Mini Indonesia juga makanya untuk apa peduli ama Indonesia yang luas? yang mini-mini aja dulu ..

Apa arti Bhineka Tunggal Ika?
.. biar beda dipaksa satu! tidak ada perbedaan yang ada penyatuan, negara hebat kan bisa mempersatukan yang beda ?? WOW

Ada apa di program TV Indonesia selain beritanya?
.. ada acara yang semua acaranya bisa didapet di TV-TV lain, pokoknya sejenis semua,

ya Bhineka Tunggal Ika tadi..

kita kan lebih peduli rating (ssst! jangan bilang-bilang orang ya, tapi kita selalu punya pembenaran yang bisa bikin orang percaya kok).. makanya orang Indonesia pinter-pinter kan?
bisa menjadi negara yang melesat padahal ngga punya landasan ..

Siapa sih yang bisa jadi Puteri Indonesia?
.. Itu loh yang bisa bilang negara Indonesia memiliki keanekaragaman budaya!
pinter banget kan dia jawab kaya gitu? dia berpikir keras bahwa cuma Indonesia yang punya keanekaragaman budaya.. negara lain emang ada?

eh .. atau si Puteri belum pernah ke baca buku? dia hobby dandan sih! atau si Puteri belum pernah ke keluar negeri ya? nah makanya dia disebut Puteri Indonesia yang Indonesia banget!

Bangga jadi orang Indonesia?
.. ASK YOUR SELF..

h1

Ilustrasi Keadaan di Indonesia Pasca RUU APP berlaku

March 15, 2006

bagaimana kalo kita tafsir dan coba mereka kejadian yang ada, apabila RUU APP akan berlaku.

Gambarannya begini :

1. para wanita harus meminta atau mencari tambahan uang untuk bisa membeli pakaian yang “PANTAS” biar gak kena masalah. Dalam arti lain, tambahan biaya- tambahan beban.

2. Dunia olah raga terutama putri akan semakin terpuruk prestasinya. Terutama atletik dan tennis. Paling paling mereka bisa berkembang di bidang catur.

3. industri periklanan mengalami kebangkrutan karena perusahaan pemasang atau pemesan iklan akan berpikir 7 kali untuk membuat iklan dari pada nanti urusannya jadi panjang karena harus mengurus dengan banyak pihak (Pajak, Tata Kota, Pemda, Polisi ETIKA).

4. Industri Hiburan “RESMI” Ambruk termasuk Industri event organizer, Club, Production House, Stasiun TV dan Radio. Karena mereka bisa dituduh porno saat ada rekaman suara yg mendesah.

5. Rakyat miskin yang hidup di rumah kumuh makin bingung karena harus nambal bajunya yang bolong bolong. Alhasil mereka akhirnya pake baju dari bahan kain kafan/ kain blacu yang murah.

6. pengangguran meningkat karena banyak perusahaan yang tutup (entertainment dan periklanan).

7. Artis artis indonesia banyak yang akan hijrah ke Negara lain.

8. Bali mengalami Krisis paling hebat dibanding BOM bali 1 dan 2.

9. Para pengemudi mobil khususnya wanita jadi sasaran empuk karena saat mereka memakai sabuk pengaman mereka dituduh oleh polisi etika melakukan pornoaksi karena dada mereka tersembul menonjol walau tertutup pakaian. Sementara jika mereka tidak menggunakan sabuk pengaman mereka akan di tangkap oleh polisi “Beneran”

10. Industri pakaian dalam dan pakaian renang bingung bagaimana membuat iklan tanpa gambar produk mereka.

11. Toko Pakaian dalam dan pakaian renang kesulitan membuka toko. tempat ibadah Kristen Protestan, Hindu, dan Budha digrebek terus oleh polisi etika, karena saat mereka melakukan ibadah mereka bergoyang dan dan bertepuk tangan.

12. wanita semakin terbatas ruang geraknya terutama malam hari. Karena bisa dituduh PSK.

13. Dokter bedah Plastik laku keras karena banyak wanita ber buah dada besar hendak mengecilkannya agar tidak terkena pasal porno.

14. Munculnya banyak CLUB dan tempat hiburan “GELAP” yang menjadi ajang korupsi baru.

15. PROSTITUSI GELAP semakin marak dan semakin tidak terditeksi karena semua pelakunya berpakaian sama dengan yang baik baik.

16. Industri musik mengalami goncangan.

17. Premanisme dan pemerasan semakin merajarela.

18. Intrik POLITIK semakin banyak untuk saling menjatuhkan lawan politik.

19. Perekonomian semakin ambruk karena banyak pengusaha dan investor memindahkan modal dan investasinya ke Negara lain.

20. ARUS eksodus semakin tinggi.

21. Tuduhan palsu dan tekanan terhadap AGAMA “minoritas” semakin menggila. Pelaku mendapat payung baru dengan RUU APP ini.

22. Perlindungan terhadap wanita semakin rendah- pemerkosaan dan penganiayaan semakin tinggi, karena wanita akan selalu salah apabila dianiaya.

23. Para pelukis, pematung dan pembuat kerajinan pahat kayu/logam semakin terpuruk.

24. Pesta Pernikahan semakin mencekam, karena pada saat Mempelai wanita dan Pria melakukan wedding kiss mereka langsung ditangkap.

25. Penjara semakin penuh, atau bisa juga korupsi untuk sidang damai makin besar.

26. industri majalah juga banyak yang akan gulung tikar karena tingkat iklan semakin menurun.

27. Angka golongan orang penyuka sesama jenis bisa menjadi bertambah banyak.

cheers…