Archive for September, 2003

h1

gemuruh hati

September 29, 2003

kupandang langit dimalam hari
taburan bintang kelap kelip
menghiasi kekosongan hati
beserta jiwa yang terlelap

kukayuh biduk kehidupan
untuk mengisi jiwa yang hampa
dan jiwa yang sedu sedan

gemuruh hati yang seakan ingin meledak
meledakkan segala yang terpendam
mengeluarkan tangis yang terisak
di kedalaman yang remuk redam

##11203##

Advertisements
h1

!!!!!!

September 29, 2003

semakin banyak yang kupendam
semakin banyak yang akan kukeluarkan
perasaan sesak yang tiada habisnya
selalu mengisi hari-hariku

kesedihan yang kualami
telah menyatu dengan darah dagingku

kehampaan..
dan kehinaan..
saling mengait satu dan yang lainnya..

##30103##

h1

sobat

September 29, 2003

sobat
segala kenangan
segala tantangan
segala hambatan
tlah kita lalui bersama

sobat
masih ingatkah kau
saat indah kita
saat sedih kita
merupakan saat yang akan aku kenang selalu

namun kini kita harus berpisah
mengejar cita-citaku
menggapai angan-anganku
demi jiwaku yang resah

tapi kau jangan sedih
kau akan selalu ada dihatiku
walau jarak yang tlah memisah

##28103##

h1

mamaku

September 22, 2003

mama…
kau berjuang ketika kau mengandungku
kau berjuang ketika kau melahirkanku
kau berjuang ketika kau membesarkanku
tanpa mengharapkan belas asih dariku

namun apa yang kau dapatkan ketika aku dewasa
aku pergi meninggalkan duri dihatimu
aku pergi menancapkan sedih dijiwamu

mama kini aku kembali
mengharapkan maaf darimu
tlah kusadari kembali
kesalahanku padamu

aku menyadari
bahwa kasihmu
takkan terbalas olehku

kasihmu sepanjang masa
doamu harapanku
kasih sayangmu adalah jalanku
ntuk menempuh hidup didunia

sekali lagi mama
maafkan anakmu ini
atas semua kesalahan yang tlah kulakukan padamu mama

##27103##

h1

kesepian

September 22, 2003

sunyi….sepi…gelap….
bersembunyi didalam jiwaku
bersemayam didalam ragaku

ramai…damai…terang…
hanya tinggal impian
angan-angan yang tak kan mungkin lagi tercapai

tapi ada seorang bijak berkata padaku
sunyi…sepi..gelap itu bagian dari dirimu yang sejati
tapi ramai…damai…terang…hanyalah bayangan untuk kehidupanmu nanti

dan seorang bijak lain mengatakan
rasa putus harapan melemahkan pandanganmu
dan menutup telingamu
kau tak bisa lagi melihat apapun
kecuali hantu-hantu kesunyian
hantu-hantu kesepian
hantu-hantu kegelapan
dan detak-detak jantung yang gelisah yang dapat kau dengar
Air mata mensucikan hatimu dan mengungkapkan rahasia-rahasia
dari misteri kehidupan

##21103##

h1

……

September 18, 2003

malam ini…
ku coba memejamkan mata
namun terasa ada bayangan yang mengejar-ngejarku
aku coba usir bayangan tersebut
namun dia terus mengikutiku
bahkan dia semakin dekat

aku takut…
lalu aku coba untuk menjerit
namun jeritanku hanya tangisku
dan tangisku adalah tawanya

lalu aku coba mencari keramaian
namun hanya kekosongan yang aku dapatkan
kekosongan yang selalu mengisi hariku

haruskah aku membuat keramaian
haruskah untuk mengisi kekosonganku
tapi apa yang dapat kulakukan

semakin kucari keramaian itu
semakin dia lari menghindariku
meningkalku dalam kekosonganku

pedih…
hati ini makin pedih
jiwa ini makin beku
tak tau harus berbuat apa

1 Januari 2003

h1

PUISI KONYOL N JAYUZZZZZ

September 15, 2003

Tangisan bayi di tengah malam
Membangunkanku dari tidurku
Ternyata itu adalah bayi tetangga uey….

Waktu terus berjalan
Masa terus berlalu
Apa lagi yach..( oii bantuin donk )

Ketika aku melamun
Membayangkan yang tak dapat kubayangkan
Ahh…akhirnya selesai juga ee’ku
Udah ya…daggg…