h1

Ilustrasi Keadaan di Indonesia Pasca RUU APP berlaku

March 15, 2006

bagaimana kalo kita tafsir dan coba mereka kejadian yang ada, apabila RUU APP akan berlaku.

Gambarannya begini :

1. para wanita harus meminta atau mencari tambahan uang untuk bisa membeli pakaian yang “PANTAS” biar gak kena masalah. Dalam arti lain, tambahan biaya- tambahan beban.

2. Dunia olah raga terutama putri akan semakin terpuruk prestasinya. Terutama atletik dan tennis. Paling paling mereka bisa berkembang di bidang catur.

3. industri periklanan mengalami kebangkrutan karena perusahaan pemasang atau pemesan iklan akan berpikir 7 kali untuk membuat iklan dari pada nanti urusannya jadi panjang karena harus mengurus dengan banyak pihak (Pajak, Tata Kota, Pemda, Polisi ETIKA).

4. Industri Hiburan “RESMI” Ambruk termasuk Industri event organizer, Club, Production House, Stasiun TV dan Radio. Karena mereka bisa dituduh porno saat ada rekaman suara yg mendesah.

5. Rakyat miskin yang hidup di rumah kumuh makin bingung karena harus nambal bajunya yang bolong bolong. Alhasil mereka akhirnya pake baju dari bahan kain kafan/ kain blacu yang murah.

6. pengangguran meningkat karena banyak perusahaan yang tutup (entertainment dan periklanan).

7. Artis artis indonesia banyak yang akan hijrah ke Negara lain.

8. Bali mengalami Krisis paling hebat dibanding BOM bali 1 dan 2.

9. Para pengemudi mobil khususnya wanita jadi sasaran empuk karena saat mereka memakai sabuk pengaman mereka dituduh oleh polisi etika melakukan pornoaksi karena dada mereka tersembul menonjol walau tertutup pakaian. Sementara jika mereka tidak menggunakan sabuk pengaman mereka akan di tangkap oleh polisi “Beneran”

10. Industri pakaian dalam dan pakaian renang bingung bagaimana membuat iklan tanpa gambar produk mereka.

11. Toko Pakaian dalam dan pakaian renang kesulitan membuka toko. tempat ibadah Kristen Protestan, Hindu, dan Budha digrebek terus oleh polisi etika, karena saat mereka melakukan ibadah mereka bergoyang dan dan bertepuk tangan.

12. wanita semakin terbatas ruang geraknya terutama malam hari. Karena bisa dituduh PSK.

13. Dokter bedah Plastik laku keras karena banyak wanita ber buah dada besar hendak mengecilkannya agar tidak terkena pasal porno.

14. Munculnya banyak CLUB dan tempat hiburan “GELAP” yang menjadi ajang korupsi baru.

15. PROSTITUSI GELAP semakin marak dan semakin tidak terditeksi karena semua pelakunya berpakaian sama dengan yang baik baik.

16. Industri musik mengalami goncangan.

17. Premanisme dan pemerasan semakin merajarela.

18. Intrik POLITIK semakin banyak untuk saling menjatuhkan lawan politik.

19. Perekonomian semakin ambruk karena banyak pengusaha dan investor memindahkan modal dan investasinya ke Negara lain.

20. ARUS eksodus semakin tinggi.

21. Tuduhan palsu dan tekanan terhadap AGAMA “minoritas” semakin menggila. Pelaku mendapat payung baru dengan RUU APP ini.

22. Perlindungan terhadap wanita semakin rendah- pemerkosaan dan penganiayaan semakin tinggi, karena wanita akan selalu salah apabila dianiaya.

23. Para pelukis, pematung dan pembuat kerajinan pahat kayu/logam semakin terpuruk.

24. Pesta Pernikahan semakin mencekam, karena pada saat Mempelai wanita dan Pria melakukan wedding kiss mereka langsung ditangkap.

25. Penjara semakin penuh, atau bisa juga korupsi untuk sidang damai makin besar.

26. industri majalah juga banyak yang akan gulung tikar karena tingkat iklan semakin menurun.

27. Angka golongan orang penyuka sesama jenis bisa menjadi bertambah banyak.

cheers…

10 comments

  1. bwahahahahhaha… kocak sumpah
    ntar yang senam2 semuanya pake baju ketutup, dari atas mpe bawah.. banjir kringet2 dahh…

    dah..ancur aja dehy.. indonesiaa..

    kurang kerjaan bikin UUD kyk ginian..


  2. As most people saying that: “Rules are made to be broken…” or “Rules are made to be bent-out – for those who can and those with powerful backings..”


  3. hahaha.. iya tuh! keknya bener semua point yg Lu tayangin. Kebayang gak sih kLo Indonesah makin gak ada pemasukan dari Devisa karena turisnya gak mau dateng kesini.. ugh!! nyesek bang-Get! kan..

    aneh memang yg buat undang-undang..


  4. itu teorinya, penerapannya bakal gitu ga ya? kita liat masalah koruptor masih timbul tenggelam, belum lagi2 penerapan undang2 lain yang lebih dulu sudah tersahkan sampai sekarang penerapannya ga ada bedanya dengan pada saat mereka tidak terundang2 dengan realita bahwa sistem kita masih lebih bernafsu ketika melihat uang pelicin.


  5. weleh**, UU anti PP itu akan menambah budget pemerintah dalam hal subsidi BAHAN PAKAIAN. Mau gak mau, suka gak suka semua PAKAIAN WANITA harus bisa nutupin semua tubuh wanita. Dari dulu selalu kita denger SUBSIDI BBM, subsidi ini,subsidi itu, ini bakal akan muncul SUBSIDI PAKAIAN WANITA ! Kalau gak ada subsidi khusus buat pakaian Wanita,darimana mereka mesti mencari tambahan duit buat beli BAJU KHUSUS bila mau keluar dari rumah. (kalau dirumah sendiri boleh gak ya? Jangan** disetiap rumah akan dipasang kamera khusus tuk memantau apakah ada aksi PORNO didalam rumah tersebut. Ihhhh serem uey…)
    Tapi semua itu (bukan menuduh) saya rasa ada konspirasi antara para konglomerat bahan pakaian dgn pembuat UU anti PP agar hasil produksi mereka bisa laku keras. Atua setidak**nya mereka bakal dapat SUBSIDI. Makin lama negara kita makin salah kaprah. Gak suka liat orang mengekspresikan seni mereka,ya… gak usah liat. Tidak perlu MEMAKSAKAN KEHENDAK agar semua orang gak suka liat. Mau dibawa kemana negara ini? Negara di Teluk sana aja gak sampai begitu… Ini namanya salah KAPRAH. Busettt dah…
    Terakhir : WELLCOME TO HELL…..
    Saran: JANGAN LAGI TAMBAH PENDERITAAN RAKYAT. PIKIRKANLAH APA YANG BISA MEMBUAT RAKYAT LEBIH MAKMUR,BUKAN MALAH MEMBUAT RAKYAT MAKIN STRESSS…


  6. terlalu ekstrim ah… Ga segitunya kali.. Btw gw mau tanya, lo posting beginian emang lo udah baca draft RUU nya sendiri kaya apa? Sepengetahuan gw blakangan ini makin banyak orang yang “ikut-ikutan” mencerca RUU APP. Padahal kemungkinan besar orang itu blom baca draft nya.

    Kmarenan ada yg kirim draft RUU nya ke gw. Entah itu draft beneran atw bukan, yang pasti seudah gw baca itu draft, isi nya masih masuk akal ko. Ga sampe bikin orang2 harus cari uang lebih buat beli pakaian yyg pantas (gw kutip dari pernyataan nomer 1 di postingan lo).

    Cuma opini gw sih, maap kalo berlebihan hehe.

    Salam kenal, en piss ahh


  7. yiha
    so exicting..
    well, cmn mo komen satu buat “Pemerintah Tercinta Kita”
    apa udah ga ada kerjaan laen ya? selain ngurus barang yang emang “enak” kayak gini trus mau di larang.. hihi.. shame on them deh!

    buat cil
    rock on you..!!
    mwahpiwit*


  8. huhuy……ayo kita berenang pake kebayaaaaaaaaaaaaaaaaaaa………………………………………….biar ga kena APP!!!!!


  9. hohohoho.. kocak-kocak…

    tapi, loe termasuk salah satu orang picik yang ga mau ditolong saat orang lain mo menolong loe.. ngerti ga maksud gw? kalo ga, ya.. artinya loe bego… hohoho


  10. maksud komen di atas gue…???



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: